Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Rabu, 5 September 2018, bertempat di Aula Utama PTA Riau dilaksanakan Pelantikan Hakim Tinggi PTA Riau dan Pelantikan/ Pengambilan SUmpah Jabatan Ketua PA Bengkalis, Selatpanjang, Ujung Tanjung, Dabo Singkep, Bangkinang, Natuna, Tarempa dan Pasir Pengaraian. Acara dihadiri oleh seluruh personil PTA Riau, Ketua, Panitera dan Sekretaris PA dalam wilayah PTA Riau. Turut hadir dalam acara ini Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Bapak Dr. H. Hasbi. Hasan, MH.

Hakim Tinggi PTA Riau yang dilantik adalah Drs. H. Nurmatias, SH, yang sebelumnya bertugas sebagai Hakim Tinggi PTA Semarang. Sedangkan Ketua Pengadilan Agama yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya adalah :

  1. Hj. Rukiah Sari, SH sebagai Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas IB yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA BAngkinang Kelas IB.
  2. Zulkifli, S.Ag., SH., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Dabo Singkep Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Dabo Singkep Kelas II.
  3. Khoiriyah Roihan, S.Ag., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Bengkalis Kelas II.
  4. Misdaruddin, S.Ag., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Tarempa Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Tarempa Kelas II.
  5. Tirmizi, SH., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Ujung Tanjung Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Balmbangan Umpu Kelas II.
  6. Elidasniwati, S.Ag., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Selatpanjang Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Pasir Pengaraian Kelas II.
  7. Rusdi, S.Ag., MH sebagai Ketua Pengadilan Agama Natuna Kelas II yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua PA Manna Kelas II.
  8. Rahmat Arijaya, S.Ag., M.Ag sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian Kelas II yang sebelumnya bertugas sebagai Hakim PA Tigaraksa Kelas IA/ Hakim Yustisial pada Ditjen Badilag MAhkamah Agung RI.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 138/KMA/SK/VIII/2018 tentang Promosi dan Mutasi Ketua, Wakil Ketua dan Hakim pada Lingkungan Peradilan Agama.

Setelah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, dilaksanakan pula serah terima jabatan, yakni dari:

  1. M Taufik, MH (Ketua PA Bengkalis Kelas II yang dimutasi sebagai Hakim PA Batam Kelas IA) kepada Kyoiriyah Roihan, S.Ag., MH (Ketua PA Bengkalis Kelas II yang baru dilantik).
  2. Darwin, SH., M. SY (Ketua PA Natunan Kelas II yang dimutasi sebagai Hakim PA Tigaraksa Kelas IA) kepada Rusdi, S.Ag., MH (Ketua PA NAtuna Kelas II yang baru dialantik).
  3. Nusirwan, SH., MH (Ketua PA Selatpanjang Kelas II yang dimutasi sebagai Hakim PA Lahat Kelas IB) kepada Elidasniwati, S.Ag., MH (Ketua PA Selatpanjang kelas II yang baru dilantik).
  4. Yopie Azbandi Aziz, S.Ag., MH (Wakil Ketua PA Ujung Tanjung Kelas II yang dimutasi sebagai Ketua PA Blambangan Umpu Kelas II) kepada Tirmizi, SH., MH (Ketua PA Ujung Tanjung Kelas II yang baru dilantik).

Setelah prosesi acara pelantikan/ pengambilan sumpah jabatan dan serah terima jabatan selesai, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PTA Riau Bapak Dr. H. Alimin Patwari, SH., MH. Dalam ssambutannya beliau menyampaikan bahwa jabatan yang diamanatkan adalah suatu kehormatan dan kepercayaan pimpinan Mahkamah Agung, tapi disi lain merupakan tantangan, ujian, dan cobaan sekaligus godaan. Oleh sebab itu manah dan kepercayaan yang telah diberikan hendaklah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jabatan tersebut wajib dipertanggungjawabkan, kepada diri sendiri, kepada masyarakat, kepada atasan dan kepada Allah SWT.

Kepada hakim tinggi yang dilantik diingatkan kembali bahwa tugas dan fungsi seorang hakim tinggi sebagai pelaku utama melaksanakan tugas pokok pengadilan juga mempunyai peranan yang signifikan dalam keberhasilan penyelenggaranaan peradilan. Oleh sebab itu hakim tinggi harus memiliki kompetensi yang tinggi, perilaku yang tidak tercela, memiliki rasa tanggung jawab, kesetiaan dan ketaatan kepada aturan yang ada, serta mencintai tugas pekerjaannya dan teladan bagi apparat yang diawasinya.

Kepada Ketua Pengadilan Agama yang baru dilantik, juga diingatkan mengenai beberapa hal antarai bahwa peran sebagai Ketua Pengadilan Agama sangat menentukan dalam mewujudkan cita-cita menuju peradilan yang agung, sebab apapun saran dan prasarana pengadilan, sebesar apapun anggarannnya, badan peradilan yag agung, mandiri, modern dan berwibawa tidak akan mudah tercapai tanpa keteladanan dan perhatian yang sungguh-sunngguh dari pimpinannya. Selaku pimpinan agar selalu berkoordinasi yang baik dalam merencakan dan melaksanakan setiap kegiatan yang menjadi tugasnya. Korrdinasi yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan tugas pengadilan.

Beliau juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Pengadilan Agama yang hadir dalam acara pelantikan tersebut supaya terus menerus meningkatkan kemampuan profesionalisme dibidang masing-masing dengan terus menerus belajar baik secara formal dan nonformal. Agar senantiasa memelihara kekompakan dan semangat kebersamaan jiwa korsa yang tinggi, selalu  menjaga dan memelihara perilaku dengan menumbuhkan rasa memiliki lembaga peradilan Agama serta senantiasa menghindari sikap dan perilaku yang dapat menurunkan citra wibawa peradilan.

Acara ditutup dengan do’a, foto bersama dan salam-salaman sekaligus makan siang bersama. Selamat bertugas di tempat baru, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan tugas, semoga sukses selalu.(Humas PTA Riau)