Tujuh program prioritas pembaruan peradilan agama : penyelesaian perkara, manajemen SDM, pengelolaan website, pelayanan publik dan meja informasi, implementasi SIADPA, pengawasan dan “justice for all” | 8 Area Perubahan Dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi : 1. Pola Pikir dan Budaya Kerja, 2. Penataan Peraturan Perundang-undangan, 3. Penataan dan Penguatan Organisasi, 4. Penataan Tatalaksana, 5. Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, 6. Penguatan Pengawasan, 7. Penguatan Akuntabilitas Kinerja, 8. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

KETUA

PANITERA & SEKRETARIS
VALIDASI AMAR PUTUSAN PA

BMN


 



PENGADAAN BARANG & JASA

JUMLAH PENGUNJUNG
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini2150
mod_vvisit_counterKemarin3298
mod_vvisit_counterMinggu Ini5448
mod_vvisit_counterMinggu Lalu20718
mod_vvisit_counterBulan Ini60693
mod_vvisit_counterBulan Lalu79159
mod_vvisit_counterTotal1556010

Online (20 minutes ago): 64
Your IP: 54.156.76.187
,
Now is: 2018-05-21 12:13


                    

postheadericon :: Fokus ::

postheadericon :: Seputar PTA Pekanbaru::

 

postheadericon BULAN MULIA RAMDHAN TIBA

BULAN MULIA RAMDHAN TIBA

Oleh Zulkifli

(Panitera Pengganti PTA Pekanbaru)

Ramadhan merupakan bulan yang mulia, bulan yang suci, yang sebentar lagi kita temui menjadi bulan untuk membumi hanguskan berbagai dosa dan maksiat selama kurang lebih setahun berlalu, selain itu Ramadhan adalah bulan dimana diwajibkannya orang-orang yang beriman untuk berpuasa, sekaligus menjadi ajang menempa diri untuk meraih gelar Muttaqin. Sehingga wajar bila kemudian umat Islam di berbagai belahan dunia, dari dahulu hingga akhir nanti, dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk bergembira menyambut kedatangan Ramadhan.

Banyak hal yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, dalam menyambut Ramadhan demi meraih kualitas terbaik selama menjalankan ibadah di bulan mulia ramadhan, ada beberapa hal yang seharusnya kita prioritaskan sebelum menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan membangun hubungan dengan Allah dan membangun hubungan sesama manusia, hablum minallah wahablum minannas artinya kita membersihkan diri dengan Allah dan sesama manusia yaitu :

1.Bermohon ampunan ( taubat ) kepada Allah SWT. Sebagai manusia biasa, kita pasti memiliki persoalan yang terjadi antara diri pribadi dengan Allah Swt, oleh karenanya harus kita selesaikan sebelum datang Bulan yang mulia ini, Allah telah menyampaikan dalam firmannya ( surat Hud ayat 90) yang artinya Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertobatlah kepadanya. Sesunggunya Tuhanku Maha penyayang lagi Maha Pengasih.

Dari ayat diatas menjelaskan kepada kita bahwa permohonan ampunan dan pertaubatan merupakan jalan awal bagi manusia untuk memperoleh perhatian dan kasih sayang Allah SWT, Mengapa dua aktivitas spiritual itu sangat penting dalam perjalanan dan proses penyempurnaan diri bagi setiap hamba yang mengharapkannya. Tentu selalu bermohon ampun, istigfar dan kembali kepada ampunan Allah SWT. Rasulullah Saw mengajak kita agar senentiasa memohon ampun dan kembali kepada Allah Swt sebagaimana beliau juga melakukannya setiap hari lebih dari 70 kali.

2.Bersilaturrahmi, berkunjung dan bermohon maaf kepada kedua orang tua kita, kepada tetangga dekat, suami istri dan semua keluarga inti, kepada sahabat dan juga dimana tempat bekerja, sebagai manusia biasa, kita juga pasti memiliki persoalan.persoalan yang terjadi diantara sesama kita, tidak ada manusia yang tidak melakukan kesalahan dan kekeliruan, oleh karenya kita sambut Ramadhan ini dengan mensucikan diri, saling memberi dan meminta maaf, sehingga setelah mendapatkan kemaafan tentu kita dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan sebaik-baiknya, sehingga amal ibadah selama Ramadhan dapat diterima oleh Allah Swt.

Setiap umat Islam pasti merasakan suatu kegembiraan dengan kedatangan bulan Ramadhan, karena diyakini bahwa Ramadhan itu mempunyai keutamaan dan kemuliaan, Keberkatan bulan Ramadhan yang demikian banyak, merupakan anugrah Allah SWT, kepada umat Muhammad SAW, hal itu guna dijadikan sebagai bulan ibadah dan amal kebajikan yang Allah Lipat gandakan pahalanya (ajrun) bagi siapa yang mengisinya dengan ibadah dan amal shaleh.

Ibadah puasa di bulan mulia ini, diwajibkan untuk orang-orang yang beriman diseluruh dunia bukan sekedar ibadah. Ibadah puasa di bulan Ramadhan sangat berbeda dengan ibadah lain. Sebab puasa adalah ibadah rahasia. Artinya orang itu berpuasa atau tidak hanyalah orang berpuasa itu sendiri dan Allah saja yang mengetahuinya.

Sebagai ilustrasi, bahwa bulan Ramadhan ini adalah bulan penyemangat, bulan mengisi kembali baterai jiwa setiap muslim yang sudah mulai soak, agar bercahaya dan berninar dan tentunya menjadi kuat dan termotivasi kembali untuk meningkatkan segala amal ibadah, karena Ramadhan sebagai Shahrul ibadah harus kita maknai dengan semangat pengamalan ibadah yang sempurna, dan Ramadhan sebagai Sharul Fath, bulan kemenangan harus pula kita maknai dengan kemenangan kebaikan atas segala keburukan, kemudian Ramadhan sebagai shahrul Huda, bulan petunjuk harus kita implementasikan dengan semangat mengajak kejalan yang benar, lalu Ramadhan sebagai bulan shahrus Salam, harus kita maknai dengan mempromosikan perdamaian dan keteduhan, Ramadhan sebagai Shahrul Jihad bulan perjuangan, harus kita realisasikan dengan perjuangan menentang kezaliman dan ketidak adilan dimuka bumi ini, dan Ramadhan bulan kesabaran, maka kita harus melatih diri untuk sabar dalam menjalani hidup, akhirnya Ramadhan  adalah Sharul Maghfirah, bulan dimana penuh dengan ampunan Allah SWT.

Harapan kita kedatangan Ramadhan, kita sambut dengan ekspresi kegembiraan, dengan hati yang bersih dan suci, dan kita telah bermohon ampun kepada Allah SWT, dan kita juga telah melakukan kunjungan dan silaturrahmi kepada orang tua, dan telah pula bersalaman dan bermaaf-maafan diantara sesama kita, tentunya kita berharap dapat mengisi hari-harinya dengan meningkatkan amal ibadah, baik yang amal ibadah yang wajib maupun amal ibadah yang sunnat, karena Allah telah menjanjikan pahala yang sangat besar kepada siapa saja yang melaksanakan ibadah dengan niat yang tulus ikhlas dibulan yang penuh berkah ini.

Didalam ibadah Puasa nanti, maka hikmah yang paling tinggi yang harus didapatkan adalah terbinanya di dalam hati kita ketakwaan kepada Allah Swt, yang didalam takwa itu sendiri terdapat kumpulan berbagai macam kebaikan dan asas kemuliaan dalam setiap kehidupan manusia, tiada satupun perintah berupa ibadah yang Allah Wajibkan kepada hambaNya, melainkan ibadah-ibadah itu mempunyai nilai positif yang disimpulkan dengan kata Takwa.

Takwa adalah suatu asas atau dasar yang benar bagi bangunan kehidupan manusia, baik dalam dimensi individual maupun sosial, artinya segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh seseorang tentu harus berkesesuaian dengan asas ketuhanan, kemnausiaan dan demi kemaslahatan sosial.

Mengutip pendapat Nurcholis Majid takwa adalah totalitas kerja manusia hanya ditujukan untuk Allah artinya beliau menyatakan bahwa orang yang berpuasa pada hakikatnya sedang menjalankan latihan dan olah ruhaniah, sehingga dirinya merasa dekat secara ruhaniah dengan Allah SWT, sebagai implikasinya dia akan selalu merasa diawasi, diperhatikan dan dipedulikan oleh Allah, dan saat ia merasa diawasi oleh Allah, maka ia akan berhati-hati dalam bertindak, supaya tidak betentangan dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan olehnya, artinya tentu merupakan sia-sia bagi orang yang menahan makan dan minum selama bulan Ramadhan, tetapi dalam kualitas diri tidak ada peningkatan ke arah kualitas pribadi yang takwa, Dalam sebuah riwayat disebutkan Banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa, kecuali lapar dan dahaga saja. (HR. Ahmad)

Momentum puasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri, segala bentuk pikiran, ucapan, dan tindakan seseorang selama ini apakah berada di atas jalur yang benar, ataukah sebaliknya. Di bulan Ramadhan inilah seseorang mulai menata kembali aktivitas kehidupannya ke jalan yang benar, yang berkesesuaian dengan fitrah asalnya, yaitu kebaikan dan kebenaran.

Perubahan kualitas hidup kearah yang lebih baik dan benar adalah kata kunci dari tujuan puasa dan hal tersebut dimanifestasikan dalam suatu kerja nyata, yaitu amal shaleh adalah aktivitas kerja seseorang yang berkesesuaian dengan prinsip dasar kemanusiaan. Disitulah letak keterhubungan antara ritual ibadah yang sifatnya individual dengan ibadah sosial, bahwa pada dasarnya ibadah individual puasa itu harus memiliki dampak kebaikan bagi lingkungan sosial, dan kita berharap dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, maka kita perlu meningkatkan Amal ibadah lainnya yang sifatnya sosial sebagai penyempurna seperti, Shalat tarawih berjamaah, Infak, Shadaqah, zakat fitrah, dan memberi makan kepada orang yang berbuka puasa dan lain sebagainya. Oleh karena itu tujuan hidup kita idealnya adalah mencari Ridho Allah  SWT, yakni bagaimana segala langkah dan perbuatan kita merupakan prilaku yang dicintai Allah SWT.

Marhaban ya Ramadhan, kita sambut datangnya bulan penuh berkah ini, dengan senang hati dengan bertujuan semata-mata mendapatkan Ridho Allah SWT, makanya kita dapat mengisi bulan Ramadhan dengan amal ibadah yang maksimal dan dapat mengambil manfaatnya, semoga kita nantinya dapat menyelesaikan ibadah dibulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba, dengan predikat terbaik di hadapan Allah SWT, dan kita dijauhkan dari hal-hal yang membuat ibadah kita sia-sia. .kita sudahi dan akhiri dengan firman Allah SWT€œ La€™allakum Tattaqun

Terima kasih


Dalam bentuk pdf, klik disini


Terakhir Diperbaharui (Selasa, 08 May 2018 09:12)

 

Tulis Komentar Disini

Security code
Refresh

postheadericon GRAFIK PERKARA BANDING PTA PEKANBARU BULAN APRIL 2018

postheadericon UCAPAN DUKA CITA

WAKIL KETUA

HAKIM & PEGAWAI
Please wait while JT SlideShow is loading images...
Photo Title 1Photo Title 2Photo Title 3Photo Title 4Photo Title 5
TANGGAL HIJRIAH

ATURAN PRILAKU

PILIH BAHASA


PENCARIAN
LINK

 
 
 
 
 

Lihat Index Berita
---------------------->

PENGUMUMAN LELANG

LINK OPEN MAIL PTA

PETA PTA PEKANBARU

YAH00 MASSENGER

Admin

 

Redaksi

JADWAL SHOLAT