UPAYA MENGASAH UJUNG TOMBAK PENGADILAN

Bengkalis | pa-bengkalis.go.id

“Kalau panggilan tidak sah, putusan Majelis Hakim pun batal demi hukum,” penggalan kalimat tersebut terlontar dari Drs. Sayuti, MH --salah seorang Hakim Senior di Pengadilan Agama Bengkalis--saat menyampaikan materi dalam Pembinaan Kejurusitaan. Kekhawatiran terhadap kondisi itu juga-lah yang menjadi pijakan atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut, agar para Jurusita Pengganti di lingkungan PA Bengkalis lebih profesional dalam menjalankan tugas kejurusitaan.

“Jurusita adalah ujung tombak pengadilan. Karena para Jurusita-lah yang berhadapan dengan langsung  dengan masyarakat di lapangan. Karenanya mereka harus menjalankan tugas secara profesional sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian antara Jurusita Pengganti, Panitera Pengganti dan Majelis Hakim ini merupakan satu rangkaian yang tidak terpisahkan. Jika terdapat kendala, harus dikomunikasikan secara baik dan proporsional,” imbuhnya. Lebih lanjut, Sayuti yang juga salah seorang Ketua Majelis Hakim memaparkan tugas dan kewenangan para Jurusita Pengganti serta kedudukan dan tanggungjawabnya baik secara kelembagaan terhadap Ketua PA maupun secara administratif kepada Panitera/ Sekretaris.

Kegiatan yang diselenggarakan hari Selasa 22 Mei 2012 di Ruang Sidang ini dipandu oleh Panitera/ Sekretaris (Khaironi, SH) dengan dihadiri seluruh Jurusita Pengganti yang berjumlah 5 orang dan berbagai elemen lainnya yang berkaitan langsung dengan kejurusitaan baik seluruh unsur Hakim, Panitera Muda, Panitera Pengganti, Kasir serta beberapa staf. Dengan harapan pelaksanaan tugas kejurusitaan dapat diselenggarakan secara sinergis dengan elemen-elemen lainnya.

Di akhir kegiatan, Dadi Aryandi, S.Ag, salah seorang Hakim yang menjadi pemateri kedua memaparkan pola bindalmin dan alur instrumen-instrumen yang terkait dengan tugas kejurusitaan, serta sosialisasi aplikasi SIADPA Plus bagi mereka. Dadi Aryandi juga mendorong agar para Jurusita Pengganti dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi SIADPA Plus ini untuk membantu kelancaran tugas mereka. Dan sesuai kapasitasnya sebagai penanggungjawab pengelola Teknologi Informasi di PA Bengkalis, bersama anggota tim lainnya mengutarakan siap membantu untuk keperluan tersebut. Untuk itu dalam kesempatan berikutnya akan diselenggarakan implementasi aplikasi ini khusus bagi para Jurusita Pengganti. (Tim Redaksi)

{jcomments on}