Gambar  dari kiri; Mukti Ali, S. Ag., MH dan Drs. H. Usman, SH., MH saat berada di loby kantor PTA Pekanbaru

Tg. Balai Karimun | pa-tbkarimun.net

Ketua (Drs. H. Usman, SH., MH) dan Panitera Sekretaris  (Mukti Ali, S. Ag., MH) Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun  berdasarkan surat Ketua Pengadilan  Tinggi Agama Pekanbaru  Nomor: W4-A/205/PP.00.4/VI/2012, tanggal 20 Juni  2012, mengikuti  Rapat  Koordinasi  Pengadilan Agama Se Wilayah Hukum PTA Pekanbarupada tanggal 27 Juni 2012 di  Ruang Sidang Utama PTA Pekanbaru.

Dalam rapat yang  bertema “Rapat Pembinaan/Koordinasi dan Konsultasi PTA Pekanbaru  dengan Pengadilan Agama Se Wilayah Hukum PTA Pekanbaru”  hadir dalam acara tersebut, KPTA Pekanbaru Drs. H. Mahyiddin Usman, SH., MA, WKPTA  Pekanbaru Drs. H. Armia Ibrahim, SH, para  Hakim Tinggi,  Pejabat Struktural dan Fungsional PTA Pekanbaru  dan seluruh Ketua dan Panitera  Sekretaris Pengadilan Agama  se wilayah Hukum PTA Pekanbaru.

Rapat  dimulai pukul 09.00 WIB, dibuka oleh Drs. Felmizar, M. HI (Hakim Tinggi), dalam pembukaannya beliau menyampaikan agenda  rapat pertama; Rapat Pembinaan, kedua; Rapat Panitia  Peringatan  Seperempat Abad   Berdirinya PTA Pekanbaru.

KPTA Pekanbaru Drs. H. Mahyiddin Usmam, SH., MA dalam  rapat tersebut memberikan  arahan dan penekanan beberapa point penting yang pada intinya   sebagai berikut;

Sebagai aparat  peradilan agama untuk senantiasa  meningkatkan  tugas pokok  baik melalui rapat koordinasi  maupun ditempat kerja  masing-masing  dalam bentuk pelayanan yang prima kepada pencari keadilan.

Dalam masalah  keuangan/panjar perkara, suatu ukuran yang tidak bisa  dipastikan cukup atau tidak, panjar pada umumnya selalu bersisa yang merupakan hak pencari keadilan,  karena itu sisa panjar   harus dikembalikan.

Laksanakan  tugas sesuai dengan aturan yang berlaku dengan senantiasa melakukan  peningkatan diri  kepada nilai-nilai kebenaran.

Dalam masalah keuangan, baik dikepaniteraan maupun dikesekretariatan, Panitera harus bertanggung jawab penuh,  tetapi Panitera tidak boleh memegang uang.

Terkakhir KPTA Pekanbaru  juga menyinggung tentang berbagai kegiatan dalam  memeriahkan peringatan seperempat abad  berdirinya PTA Pekanbaru berupa seminar hukum, peluncuran buku sejarah berdirinya PTA Pekanbaru dan Pengadilan Agama  se wilayah hukum PTA Pekanbaru, penilaian  PA  yang berprestasi,   tournament  tennis lapangan  dan beberapa  kegiatan social lainnya.

Kemudian rapat  dipandu oleh WKPTA Pekanbaru  Drs. H. Armia Ibrahim, SH.  beberapa hal penting yang beliau sampaikan;

Dalam penentuan radius terkecil, hendaknya  setiap Pengadilan Agama ada keseragaman   dengan  tetap berpedoman kepada juklak MARI, khusus biaya proses harus dipertanggungjawabkan dengan buku khusus yang benar-benar difungsikan untuk keperluan ATK persidangan/perkara. WKPTA juga menyampaikan  hal-hal yang berkaitan dengan PNBP serta  berkas perkara banding  yang   masih ada ditemukan dalam  salinan putusan  yang dikirim  tidak ada  catatan  perkara belum BHT.  atau belum ada catatan sudah di BHT dalam salinan putusan ditingkat pertama.

Berkaitan dengan peringatan seperempat abad berdirinya  PTA Pekanbaru,  WKPTA Pekanbaru memberikan beberapa catatan penting  yang pada intinya sebagai berikut.

Bahwa resepi kegiatan dipusatkan di PTA Pekanbaru,  dilaksanakan pada  02 Nopember 2012,   dengan serangkaian acara yang  dilaksanakan  berupa seminar, peluncuran buku, pemberian  penghargaan  bagi PA yang berprestasi, kegiatan sosial  menyantuni anak yatim,  kegiatan jalan santai dan tournament tennis lapangan.

Kegiatan seminar hukum yang berkaitan dengan tupoksi, direncakanan  mengambil nara sumber dari Hakim Agung, Ketua MUI Provinsi Riau dan Dosen UIN SUSKA Pekanbaru.

Kegiatan dalam penulisan buku rofil dan sejarah  berdirinya PTA Pekanbaru dan Pengadilan Agama,  harus tergambarkan  data-data perkara, gambaran wilayah hukum, kondisi kantor dahulu dan sekarang yang melibatkan seluruh  Ketua dan Pansek.

Kegiatan  pemilihan kantor terbaik/PA yang berprestasi,   ukuran penilaian terletak pada IT    (memanfaatan SIADPA plus dan  Wibset), ketertiban bidang administrasi  kepaniteran dan kesekretariatan,  penerapan  meja informasi dan pelayanan  publik.

Kegiatan lain yang tidak kalah penting  adalah tournament tennis lapangan putra dan putri dengan  masing-masing  utusan  dari pengadilan Agama. Karena inti dari tournament  adalah memeriahkan seperempat abad berdirinya PTA Pekanbaru dan  atas usul  KPA Tanjung Balai Karimun Drs. H. Usman, SH., MH,  tenaga honorer  boleh diikutkan sebagai  peserta dalam tournament tennis lapangan tersebut.

Terakhir WKPTA Pekanbaru juga berpesan hendaknya di setiap PA harus menyiapkan role model (orang-orang unggulan/pilihan) dan diharapkan setelah dipilih makin termotivasi diri dan orang lain.

KPA dan Pansek PA Tanjung Balai Karimun yang turut hadir dalam rapat  tersebut,  bertekad   untuk mensukseskan rangkaian kegiatan  yang akan dilaksankan tersebut,  dan  siap  ambil bagian dalam tournament tennis lapangan, khusus masalah profil/ sejarah berdirinya  Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun, KPA dan Pansek  dalam  waktu sesingkatnya akan melengkapi data dan  secepatnya untuk mengirimkan data yang diperlukan  ke  tim penyusunan buku profil di PTA Pekanbaru.

Berkenaan Role Model,  KPA Tanjung Balai Karimun dan Pansek sudah menyiapkan  orang-orang pilihan tersebut  untuk dijadikan role model Pengadilan Agama  Tanjung Balai Karimun,  dan akan secepatnya keluar Surat  Keputusan Penetapan  Role Model Pengadilan  Agama Tanjung Balai Karimun…

By. Mukti….

{jcomments on}