“Membuka Kemudahan Akses Bagi Pencari Keadilan”

Dumai, sidang keliling Pengadilan Agama Dumai digelar kembali di Kantor Camat Mandau Kabupaten Bengkalis Kamis tanggal 28 Juni 2012, sidang keliling kali ini dilakukan oleh Majelis Hakim yang terdiri dari Drs. H. Muhlis selaku ketua Majelis, Milda Sukmawati, SHI dan Massahudin, SHI sebagai hakim anggota dan Dian Trisnavita Hasibuan, SH sebagai Panitera Pengganti dan ada 5 perkara yang disidangkan pada kegiatan sidang keliling kali ini yang diantaranya 2 perkara cerai talak dan 3 perkara cerai gugat.

Sidang keliling merupakan salah satu program kerja Pengadilan agama dumai tahun anggaran 2012 yang bertujuan memberikan kemudahan akses bagi para pencari keadilan, tujuan ini sejalan dengan agenda  besar Mahkamah Agung dan Dirjen Badilag  untuk menciptakan kondisi dimana masyarakat (pencari keadilan) dapat dengan mudah mendapatkan akses dan menyalurkan hak-haknya untuk mendapatkan keadilan dari lembaga Pengadilan, dengan semboyan   justice for the all (keadilan untuk semua);

Rombongan sidangan keliling yang di pimpim oleh Drs. H. Muhlis tiba dilokasi tepatnya sekitar Jam 10.00, WIB, karena jarak yang cukup jauh antara Pengadilan Agama Dumai dan Lokasi tempat digelarnya sidang keliling yang memakan waktu sekitar 2 jam dengan jarak kurang lebih 100 Km, meskipun perjalan cukup jauh dan melelahkan namun rombongan tetap menunjukan ekspresi semangat yang cukup tinggi demi terbantunya masyarakat pencari keadilan yang secara teritorial cukup jauh aksesnya ke Pengadilan Agama Dumai.

Setibanya dilokasi rombongan yang terdiri 5 orang tersebut,langsung disambut hangat oleh pihak kecamatan mandau dan kemudian tepatnya pada jam 10.30 WIB. bertempat diaula Kantor camat Mandau persidangan mulai dibuka dan selama proses persidangan berlangsung para pencari keadilan secara khidmat dan tertib menunggu giliran sidang. Jumlah perkara yang disidangan pada sidang keliling kali ini berjumlah 5 perkara dan dari informasi yang diperoleh oleh Tim IT PA Dumai bersumber dari  Drs. H. Muhlis selaku ketua Majelis bahwa dari 5 perkara yang telah disidangkan tersebut 4 diantara telah diputus dan satu perkara ditunda dan akan disidangkan kembali di Pengadilan Agama Dumai karena jatah sidang keliling untuk Majelis Hakim yang diketuainya tersebut telah habis, imbuhnya.

Ketua rombongan yang sekaligus merangkap sebagai ketua Majelis tersebut setelah dikomfirmasi lebih lanjut oleh Tim IT PA Dumai menjelaskan bahwa sidang keliling yang dilaksanakan di Kecamatan Mandau tersebut merupakan kebijakan Mahkamah Agung, melalui Dirjen Badilag yang kemudian dirumuskan oleh Pengadilan Agama Dumai menjadi program kerja tahun anggaran 2012, yang motivasinya menurut beliau agar masyarakat pencari keadilan dapat dengan mudah untuk mengases lembaga Pengadilan melalui sistem jemput bola, karena jarak yang jauh akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit sehingga dengan sidang keliling para pencari keadilan sangat terbantu untuk menyalurkan hak-hak hukumnya demi untuk mendapatkan keadilan yang mudah, cepat dan biaya ringan.

Persidangan yang ditutup sekitar jam. 14.00. WIB tersebut, mendapat respons yang positip dari masyarakat pencari keadilan, ketika salah satu diatara pihak pencari keadilan yang sempat dikomfirmasi oleh Tim IT PA Dumai menjelaskan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya sidang keliling yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Dumai, karena jarak yang jauh antara Mandau dan Pengadilan Agama Dumai baginya sangat memakan waktu dan biaya sehingga banyak masyarakat yang karena keterbasan uang dan sedikitnya waktu sangat sulit untuk mendapatkan akses keadilan namun dengan adanya sidang keliling ini masyarakat dengan sangat mudah dan tidak memakan biaya terlalu banyak bisa menyalurkan hak-hak hukumnya untuk mendapatkan keadilan dari lembaga pengadil dan harapannya sidang keliling ini tetap dilakukan oleh Pengadilan Agama Dumai.

Sekitar jam 14.30 setelah berpamitan kepada pihak kecamatan, rombongan sidang keliling Pengadilan Agama Dumai yang diketuai oleh Drs. H. Muhlis tersebut  bertandang dari Mandau untuk kembali pulang ke Dumai, meskipun kelihatan lelah namun terlihat dari ekspresi mereka tetap energik hal itu mensinyalir bahwa pelayan terbaik bagi pencari keadilan merupakan kepuasan bathin tersendiri bagi mereka. (by….udien el-moundoeky).

{jcomments on}