MEREBUT ANGKA TUJUH BELAS SELALU DIHADAPI DENGAN PENUH TANTANGAN

Natuna I www.pa-natuna.net(09/07)

Setelah Sidang Keliling putaran sebelumnya terjadi insiden menyebabkan salah seorang Hakim trauma, pada sidang keliling putaran ketiga kali ini dengan sasaran dua kecamatan masing-masing Kecamatan Serasan dan Subi menyidangkan sebanyak 17 perkara menurunkan dua Majelis Hakim   berlangsung sejak tanggal 1 s/d 7 Juli 2012 kembali membuat trauma seluruh anggota Tim.

Dahron, S.Ag, M.SI, selaku Ketua Tim  ketika kembali di Ranai menuturkan kepada www.pa-natuna.net“Alhamdulillah, kita perbanyak bersyukur kepada Allah Swt, karena meskipun GMT Natuna memperkirakan sepuluh hari diawal juli ini kondisi cuaca kurang bersahabat, namun Tim  beranggotakan 9 orang dapat kembali ke Ranai dalam keadaan  selamat setelah terombang-ambing menghadapi gelombang laut cina selatan selama kurang lebih 10 jam lamanya (berangkat jam 17.00 sore dan tiba dipelabuhan Penagih Ranai jam 03.00 dini hari), sehingga fenomena itu membuat mereka kembali trauma terutama rekan-rekan Hakim karena biasanya perjalanan ditempuh sekitar lima atau 6 jam ternyata melebihi dari perkiraan, semoga Allah Swt memberi kesabaran dan ketabahan serta keikhlasan kepada kami, dengan balasan berlipat ganda”.

Sekilas secara kronologis perjalanan Tim Sidkel, bermula  disaat keberangkatannya pada tanggal 1 Juli 2012, mereka mempergunakan transportasi laut BUKIT RAYA sebuah kapal yang berlantai lima dilengkapi sarana dan fasilitas seperti masjid, cafe, Bioskop,  kamar mulai dari kelas ekonomi sampai Vip, menempuh rute perjalanan setiap bulan hanya bisa dua trip pulang pergi melintasi lautan lepas Laut Cina Selatan berangkat dari Jakarta -Tanjung Pinang-Tarempa - Selat Lampa Natuna - Midai - Serasan - Pontianak - Surabaya selanjutnya kembali lagi dari Surabaya - Pontianak - Serasan - Midai -Selat Lampa Natuna -Tarempa -Tanjung Pinang -Jakarta dan kadang-kadang mengalami dok selama 15 hari, namun karena dari Serasan menuju Subi dan dari Subi menuju ke Ranai tidak ada jalur rute Bukit Raya, maka terpaksa harus carteran pompong, Nah..disaat kembali (07/07) dari Kecamatan Subi menuju Ranai inilah mereka menghadapi cobaan dilaut.  

Drs. H. M. ZAKARIA, MH, selaku Ketua PA Natuna ketika dikonfirmasi oleh www.pa-natuna.netmenjelaskan Bahwa selama Tahun 2012 ini PA Natuna telah menyidangkan sekitar 59 perkara, meskipun anggaran DIPA sidang keliling tahun 2012 sudah tipis, namun masih bisa dipergunakan satu putaran lagi yang direncanakan sasarannya adalah pulau terdekat seperti Kecamatan Bunguran Barat dan Bunguran Utara karena disesuaikan dengan dana yang ada, kita tetap berharap semoga pada DIPA PA Natuna tahun 2013  ditingkatkan lagi anggarannya khususnya untuk pelayanan ke pulau terluar ini.  

{jcomments on}