Tembilahan | pa-tembilahan.go.id

Sebagaimana tahun lalu, Pengadilan Agama Tembilahan tahun ini juga mengisi kegiatan Ramadhan, dengan ceramah ramadhan yang dilaksanakan selepas sholat dhuhur bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Tembilahan.

Kegiatan ini diadakan selain motifasi ibadah di bulan yang penuh berkah, juga sebagai ajang pembinaan mental bagi pegawai Pengadilan Agama Tembilahan dalam arti agar disamping pengetahuan dan pengamalan agamanya makin mantap sehingga membentuk kepribadian syar’i, juga agar memiliki sikap mental berani dan percaya diri tampil didepan publik. karena meskipun seseorang memiliki potensi tabligh, namun tidak semuanya orang berani dan percaya diri untuk berbicara didepan umum, sehingga potensi itu harus di eksplor dengan dilatih secara terus menerus. apalagi masyarakat juga sudah terlanjur berasumsi bahwa pegawai pengadilan agama dianggap memilki kemampuan untuk ceramah, sehingga pembinaan mental yang dibangun secara internal diharapkan akan mampu menjawab asumsi masyarakat yang sudah terlanjur terbangun sedemikian lekatnya.. oleh karena itu dalam setiap kegiatan halaqah ini baik penceramah maupun pembawa acaranya dijadwal secara bergiliran/bergantian, sehingga bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan yang mendapatkan jatah tugas, tetapi semua unsur hakim tanpa kecuali termasuk unsure kepaniteraan diberikan jadwal tugas untuk kegiatan halaqah ini.

Banyak sisi sisi menarik yang muncul dalam kegiatan halaqah yang disampaikan setiap pembawa acara maupun penceramahnya, seperti contoh apabila pembawa acara atau pemberi materi adalah pegawai yang jarang tampil dan jarang berbicara didepan umum sering membuat para mustami’in tertawa dan suasana menjadi gerrr,….. Lain halnya bagi mereka yang memang memiliki bakat kemampuan bertabligh, meskipun materi disampaikan secara panjang lebar tetap saja sistematis dan terasa enak didengar, tidak membosankan belum lagi jika ceramahnya disisipi dengan candaan dan lelucon yang membuat hadirin makin betah menyimaknya.

Karena halaqah taklim ini diadakan pada bulan Ramadhan, maka materinya sebagian besar berkisar pada hal hal yang berkaitan dengan puasa Ramadhan, meski ada beberapa penceramah yang menyampaikan materi diluar konteks Ramadhan.

Seperti halnya dihari pertama puasa Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Drs. Moh. Nur, MH menyampaikan ceramah perdananya dengan topik bahasan menjaga kesarasian hubungan baik hubungan dengan Allah sWT (hablum minallah) maupun hubungan kepada manusia (hablum minannas). Karena manusia hanya akan ditimpa kehinaan dimanapun berada selama tidak membangun hubungan serasi baik hubungan vertical (hablum minallah) dan hubungan horizontal (hablum minannas).

Demikian pula pada hari kedua, Waka Pengadilan Agama Tembilahan Drs. Asfawi, MH menyampaikan ceramahnya yang berkisar pada masalah Sholat ditinjau dari segi kesehatan. Beliau menyampaikan jika sholat baik fardlu maupun sunnah dilakukan dengan baik dan benar, maka hal itu akan berdampak positif bagi kesehatan jiwa, karena setiap gerakan sholat jika dilakukan dengan benar akan berdampak positif bagi kesehatan kita.

Pada hari keenam puasa Al Ustadz H.A.Mus’id Yahya Qadir, Lc, MHI (hakim) memberikan ceramahnya dengan gaya khas “sentilannya” dengan bahasan “Syukur kepada Allah Swt”. Tipe agar manusia  bias bersyukur maka harus selalu melihat ke bawah jika berkaitan dengan materi keduniaan, tetapi sebaliknya harus selalu melihat keatas jika berkaitan dengan amaliyah ukhrowi.

Di hari kedelapan puasa, Nihayatul Istiqomah, SHI, MH menyampaikan ceramah yang berkaitan dengan proses penciptaan manusia dan beberapa karakter karakter manusia yang bersifat negatif, seperti sifat berkeluh kesah, bakhil, bodoh dan dzalim.

Ketua Pengadilan Agama Tembilahan mengharapkan agar kegiatan seperti ini terus berlangsung dalam setiap bulan ramadhan dengan maksud agar kita semakin terbiasa dan akhirnya menjadi orang yang bisa untuk tampil dan berbicara didepan publik. Hikmahnya akan dirasakan ketika kita berada ditempat tugas yang baru, karena Tembilahan ini tempat untuk membina dan berlatih. Seperti Tembilahan “Tempat Pembinaan dan Pelatihan”. Ujar Ketua. (Tim Redaksi).

{jcomments on}