Gambar: Bupati Indragiri Hilir (DR. H. Indra Muchlis Adnan, SH.,MH.,MM., PhD) menyembatkan tanda penghargaan kepada KPA Tembilahan (Drs. Moh. Nur, MH),

www.pa-tembilahan.go.id

Kamis (16/08/2012) bertepatan tanggal 27 Ramadhan 1433 H. pukul 10.00 WIB, bertempat di Gedung Serba Guna  Engku Kelana  Tembilahan, dilaksanakan upacara penyerahan  Penghargaan  Lencana Karya Satya   dari Presiden RI.  (DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono), yang diserahkan langsung oleh  Bupati Indragiri Hilir (DR. H. Indra Muchlis Adnan, SH.,MH.,MM., PhD) kepada  196  Pegawai Negeri Sipil dengan  masa kerja  10 tahun  warna Coklat ( perunggu),  20 tahun  warna putih ( perak) dan   30 tahun  warna kuning (emas).

Dari 196  Pegawai Negeri Sipil  (PNS) yang mendapatkan penghargaan tersebut, 8 (delapan) orang  diantaranya dari   Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pengadilan Agama Tembilahan adalah sebagai berikut:

1.    Drs. Moh Nur,MH. , (KPA Tembilahan),   Amir Jaya, SHI.,(Wapan PA Tembilahan),  Abdul Azis, SH (Panmud Hukum PA Tembilahan) dan Haryati, SHI., (Jurti PA Tembilahan), mendapat penghargaan  Lencana  Karya  Satya  warna  putih ( perak) dengan masa kerja 20 tahun.  
2.    Ahmad  Najin, S.Ag (Hakim) H. Mus’id Yahya Qadir, Lc.,MH (Hakim), M. Kamal Syarif, S. Ag., MH (Hakim), H. A. Nafi Muzaki, S.Ag., MH (Hakim),  mendapat penghargaan lencana Karya Setya  warna coklat (prunggu) dengan masa kerja  10 tahun.

Secara simbolis Bupati Indragiri Hilir menyematkan tanda Satya Lencana Karya Satya kepada perwakilan  9 (sembilan) orang PNS Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan 1 (satu) orang perwakilan dari Pengadilan Agama Tembilahan  yang diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Agama  Tembilahan (Drs. Moh. Nur, MH).

Bupati Ingragiri Hilir (DR. H. Indra Muchlis Adenan, SH.,MH.,MM., PhD). Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para PNS yang telah mendapat penghargaan  dan tentunya penghargaan itu hanya diberikan kepada PNS yang benar-benar mengabdi yang penuh dengan didikasi, disiplin, amanah  dan bertanggung jawab.

“Penghargaan itu tidak akan pernah diberikan kepada PNS yang pernah mendapat sanksi  (panismen), oleh karena patut disyukuri terhadap segala apa yang telah didapatkan dengan cara melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya” pesan  Bupati diakhir sambutannya.

Usai acara, kepada Tim Redaksi,  KPA Tembilahan   mengungkapkan rasa  syukurnya atas penghargaan yang diberikan, KPA juga  berpesan  kepada yang mendapatkan penghargaan  hendaklah jangan menodai penghargaan yang telah diperoleh dengan perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan sebagai Pegawai Negeri Sipil, karena penghargaan tersebut dapat saja dicabut hak menerima dan memakainya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,"pungkas KPA yang  asli  kelahiran Tembilahan ini.

….selamat kepada yang menerima penghargaaan,  tingkatkan prestasi kerjanya…(Tim Redaksi).

{jcomments on}