MENGOPTIMALKAN FUNGSI PANITERA PENGGANTI

Gambar :Waka PA-Bengkalis(Dra. Burnalis, MA)sedang memberikan pengarahan

Bengkalis||pa-bengkalis.go.id

Pada prinsipnya  manajemen peradilan di Indonesia dipimpin oleh seorang Panitera yang merangkap sebagai Sekretaris, oleh karena itu seorang Panitera/Sekretaris harus mampu menjalankan fungsi managerialuntukmengatur semua kegiatan dan keikutsertaan karyawan dalam kegiatan organisasi,dan fungsi operatif  untuk menentukan jumlah dan mutu tenaga kerja sesuai kebutuhan untuk mencapai tujuan organisasi.Untuk itu mengingat besarnya tugas seorang Panitera Sekretaris dia dibantu oleh seorang Wakil Panitera dalam administrasi kepaniteraan dan seorang wakil sekretaris dalam administrasi umum, juga dibantu beberapa Panitera Pengganti, Jurusita Pengganti sebagaimana dimaksud Pasal 27 ayat 1dan 2Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1986.

Atas pokok pemikiran itulah pada hari Selasa tanggal 11 September 2012 jam 14.30 WIB, (bertempat di ruang Kepaniteraan), Ibu Wakil Ketua PA. Bengkalis (Dra. Burnalis, MA) mengumpulkan seluruh pejabat kepaniteraan mulai Panitera Sekretaris, Wakil Panitera, seluruh Panmud dan Panitera Pengganti lainnya.

Gambar :Panitera Pengganti PA. Bengkalis sedang mengikuti Pembinaan

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam tersebut, Ibu Waka PA.Bengkalis memberikan arahan yang berkaitan dengan tugas-tugas kepaniteraan terutama Petugas meja I dalam menerima perkara hendaknya melayani masyarakat dengan baik, ramah dan penuh kesantunan. Apalagi masyarakat yang datang mengadu ke Pengadilan adalah masyarakat yang bermasalah sehingga tidak perlu ditambah lagi masalahnya dengan pelayanan yang tidak baik. Begitu juga kaitannya dengan tugas Panitera dalam mendampingi Hakim pada setiap persidangan, hendaknya dapat dilaksanakan dengan profesional, bertanggungjawab dan tentunya kerjasama yang baik, sebab Hakim, Panitera dan Jurusita adalah aparat pendukung peradilan sebagai pilar kekuasaan kehakiman.

Dalam arahannya, Wakil Ketua perempuan kedua dalam sejarah Pengadilan Agama Bengkalis (setelah Dra Hj. Husni Rasyid, SH., MHsekarangmenjadi Ketua PA.Dumai)membagi pengalamannya selama bertugas di PA BatuSangkar Sumbar, terutama kaitannya dengan pelayanan terhadap para pencari keadilan.Masih menurut ibu yang terbilang enerjik ini bahwa kepaniteraan yang tercakup didalamnya Panmud dan Panitera Pengganti, mempunyai peranan penting dalam lembaga pengadilan ini dan sebagai ujung tombak bagi citra pengadilan di mata masyarakat, untuk itu diminta agar melaksanakan tugas yang betul-betul sesuai dengan tupoksi.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Ibu Wakil Ketua memberi kesempatan kepada seluruh jajaran kepaniteraan untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap perlu diutarakan dan ditindaklanjuti. Kesempatan tersebut digunakan oleh Panmud Hukum (Tamril, SH) untuk menyampaikan keluhannya selama ini perihal sarana sebagai penunjang pengetikan Berita Acara seperti laptop yang hampir tiap tahun diajukan agar setiap Panitera Pengganti diberi jatah tapi tidak pernah terealisir, atas pertanyaantersebut Panitera/Sekretaris yang sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran yang hadir saat itu, Ibu Khaironi, SH menjawab bahwa setiap RKA-KL selalu diusulkan untuk pengadaan laptop, namun apa daya tetap saja tidak dikabulkan dalam DIPA dan tahun ini masih juga kita usulkan “Mudah-mudahan bisa terealisir”, ujarnya. ***(Helmi Cendra)

{jcomments on}