SUDAH BISA TIDUR TENANG DAN NYAMAN MESKIPUN BERLOKASI DEKAT KUBURAN 

Natuna I www.pa-natuna.net (27/09)

Balai Sidang Ranai seperti tampak dalam gambar diatas baik pra dan pasca rehabilitasi pada mulanya merupakan salah satu lokasi bekas Balai sidang Keliling Pengadilan Agama Tarempa, namun sejak 24 Maret 1999 setelah diresmikannya PA Natuna maka  Ranai sebagai ibu kota Natuna yang bediri 12 Oktober 1999 tidak lagi menjadi tempat sidang keliling PA Tarempa, tetapi dijadikan sebagai tempat perkantoran PA Natuna (saat ini ditempati KPA dan beberapa personil pegawai PA Natuna) sampai pindah kantor di Jl HR. Subrantas tahun 2002.

Sejak dibangunnya Balai sidang tersebut bersama-sama dengan balai sidang yang ada di wailayah PTA Pekanbaru tidak pernah disentuh oleh dana rehab karena memang tidak dianggarkan dalam DIPA, sehingga mendorong  KPA timbul rasa prihatin sekali atas kondisinya yang tidak layak ditempati sosok KPA (sekarang Pejabat Negara meskipun masih diatas kertas), akhirnya berkat pendekatan KPA dengan Bupati Natuna, Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si akhirnya terlkabul keinginan KPA melalui dana hibah yang disetujui DPRD Natuna, sehingga dengan dana tersebut dapat merehab sedikit untuk menambah kenyamanan dan ketenangan, sehingga kalau tiba hujan air tidak lagi menetes di tempat tidur KPA, akhirnya pasca rehabilitasi merubah sedikit pemandangan yang sering disebut rumah hantu menjadi rumah malaikat apalagi berlokasi dekat kuburan, akan tetapi lain halnya sekarang sudah mirip dan mendekati seperti rumah sosok seorang pejabat.  

Berkaitan dengan adanya alokasi dana sewa rumah sebagaimana tertuang dalam DIPA PA Natuna tahun 2013 nanti diperuntukkan buat KPA, Waka dan Pansek Natuna, tentu KPA akan pindah dan mencari rumah sewaan yang kondisinya lebih baik dari kondisi rumah yang ditempati sekarang, dan kalau sudah pindah eks balai sidang pA tarempa ini akan ditempati oleh personil pegawai yang tidak membawa isteri ditempat tugas    (bujang lokal).

{jcomments on}