KPA. BENGKALIS NARASUMBER PENYULUHAN HUKUM TERPADU DI KECAMATAN SIAK KECIL KAB. BENGKALIS

Gambar : Kanan-kekiri: Kasi Datun Kajari Bengkalis, KPA. Bengkalis, Hakim PN Bengkalis, Sekwilcam Siak Kecil, Kasat Narkoba Polres Bengkalis

Bengkalis||pa-bengkalis.go.id

KPA Bengkalis, Drs. Faizal Kamil, SH.,MH, diminta menjadi narasumber pada acara Penyuluhan Hukum Terpadu di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, pada hari Selasa, tanggal 23 Oktober 2012. Program kerja tahun ini diselenggarakan secara rutin tiap tahun dengan materi sebagai berikut:

 

Kompilasi Hukum Islam oleh PA. Bengkalis;
Narkoba oleh Polres Bengkalis;
Perlindungan Anak oleh PN. Bengkalis;
Ilegal Logging oleh Kejari Bengkalis
 
Acara Penyuluhan Hukum Terpadu ini dihadiri oleh unsur pemerintah, seperti Kepala Desa, Kepala KUA, Sekdes, PNS serta unsur pelajar, tokoh masyarakat dan lain-lain, oleh karena KPA. Bengkalis diberi waktu untuk memberikan materi, maka KPA. Bengkalis minta izin untuk berdiri dengan berkomunikasi langsung kepada para peserta agar komunikatif sifatnya. Ternyata dalam sesi tanya jawab yang banyak dilontarkan adalah persoalan tentang Hukum Perkawinan. Selama hampir 4 (empat) jam acara tersebut berlangsung, kira-kira 2 ½  jam dialokasikan tanya jawab. Adapun permasalahan perkawinan yang mengemuka di pertanyakan oleh peserta adalah tentang Itsbat Nikah, Dispensasi Nikah, Wali Adhol, yang secara statistik volume perkara permohonan itu semakin naik, bahkan persentasenya sampai dengan 25 % darijenis perkara lainnya. 

Gambar kiri: KPA. Bengkalis, Drs. Faizal Kamil, SH.,MH sedang memberikan materi
Gambar kanan : Para peserta yang sedang mendengarkan penyampaian materi dari narasumber

Pertanyaan para peserta banyak tertuju kepada KPA. Bengkalis, dibandingkan  tema yang diberikan dari narasumber lainnya. Dengan demikian visi maupun misi PA. Bengkalis mewujudkan Peradilan Agama yang agung dengan mengggunakan misi penyuluhan hukum ini PA. Bengkalis semakin dekat dihati masyarakat sekaligus dekat dengan umat Islam, yang notabene dekat pula dengan mesjid, meskipun Peradilan Agama telah merambah dunia, semoga! ***(Tim Redaksi)

{jcomments on}