www.pa-tembilahan.go.id.

Hari   Rabu  tanggal 24 oktober 2012 M. bertepatan dengan tanggal 08 zulqa’dah 1433 H. pukul 14.15 Wib. yang bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Tembilahan,  Ketua yang didampingi Panitera/ / Sekretaris, mensosialisasikan hasil Rapat Koordinasi ( Rakorbin) kepada para hakim dan seluruh pegawai Pengadilan Agama Tembilahan.

Acara yang diawali dengan prakata dari  Panitera / Sekretaris, ( Drs.Bulgani ) kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi hasil Rakor oleh  Drs. Moh Nur, MH. ( Ketua Pengadilan Agama Tembilahan ).

Dalam paparannya,  Ketua  menyampaikan bahwa kegiatan Rakor tersebut ada 3 hal :

1. Bersifat  Informasi

2. Bersifat Instruksi

3. Bersifat Konsultasi.

 

Yang bersifat Informasi, Ketua menyampaikan bahwa dalam rangka memeriahkan kegiatan  HUT ke XXV Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, maka ada beberapa kegiatan yang akan dilaksankan diantaranya:

 

1. Turnamen Tenis KPTA.CUP ke-2 dilaksanakan tanggal 17 s/d 19 Oktober 2012, sekaligus untuk memilih atlet tenis yang berkualitas untuk mewakili PTA. Pekanbaru ikut serta dalam PTWP Nasional di Surabaya sekitar  pertengahan Desember akan datang.
2. Kegiatan sosial
   a. Gerak Jalan Santai, Rabu,  21 November 2012.
   b. Pemberian Santunan kepada  3 ( tiga ) Panti asuhan.
3. Penilaian Kantor PA. yang memberi pelayanan terbaik.(dari tanggal 1 s/d 31 Oktober 2012).
4. Seminar sehari tentang Penetapan nasab anak luar perkawian korelasinya dengan Tupoksi PA, Kamis, 22 November 2012.
5. Resepsi HUT ke-25 PTA. Pekanbaru 22-11-2012. (malam hari, jam 19.00 WIB s/d 23.00 WIB).
6. Persiapan buku 25 tahun lahirnya PTA. Pekanbaru tanggal 22 Juni s/d Oktober 2012.
 

Disamping itu  berkenaan dengan hal tupoksi, yang berkaitan pengawasan, ada 4 jenis pengawasan ke satker- satker yaitu :

 

1. Pengawasan dengan tetap muka langsung, Hatibinwasda memeriksa serta  membina langsung ke satker-satker. 
2. Pengawasan melalui laporan bulanan satker dari PA. untuk dilakukan  penelitian secara cermat dan kemudian dinilai.
3. Pengawasan melalui pelaksanaan Eksaminasi putusan.
4. Pengawasan melalui inventarisasi terhadap berkas-berkas banding.
 

Yang bersifat  Instruksi disampaikan oleh Ketua, diantaranya:

 

1. Bahwa terhadap tindak lanjut hasil Pembinaan dan  Pengawasan yang dilakukan oleh Hatibinwasda  harus dilaporkan secara resmi ke Ketua Pengadilan Tinggi Agama, kemudian tembusannnya disampaikan ke Dirjen Badilag.
2. Bahwa Laporan yang dibuat  disamping keakuran isinya juga harus disampaikan tepat waktu.
3. Bahwa terhadap sisa panjar perkara harus dikembalikan dan jika lebih dari 6 bulan tidak diambil, maka distorkan ke kas Negara.
 
{jcomments on}