Tembilahan | pa-tembilahan.go.id

Hari senin tanggal 30 Oktober 2012 M. bertepatan dengan tanggal 14 Zulhijjah 1433 H. yang bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Indragiri Hilir dilaksanakan acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84, bertindak sebagai pembinan upacara adalah Wakil Bupati Indragiri Hilir (H. Rosman Malomo), sebagai komandan upacara salah satu Anggota KNPI. Kabupaten Indragiri Hilir.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Kapolres (AKBP. Dedi Rahman Dayan, SIK., M.Si), Ketua Pengadilan Negeri (Djonoi Witanto, SH.), Ketua Pengadilan Agama Tembilahan (Drs. Moh. Nur,MH.), Kejari Tembilahan (Mewakili), Dandim (Mewakili), para asisten dan staf ahli, kepala dinas dan instansi vertikal, TNI dan Polri, para pegawai Negeri Sipil (PNS), Ormas, pelajar serta undangan lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan penghormatan umum kepada Inspektur upacara, Laporan komandan upacara, mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara, Pembacaan teks Pancasila, Pembacaan teks Pembukaan Undang- undang dasar 1945,  Pembacaan Do’a  oleh staf Kemenag, Laporan Komandan Uapacara ( upacara selesai ), dan terakhir penghormatan umum kepada Inspektur  upacara.

Wakil Bupati H. Rosman Malomo, saat membacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia Dr.H. Andi Melarangeng, mengatakan  bahwa peringatan   Hari Sumpah Pemuda  ke- 84 ini mengangkat tema “Dengan sumpah Pemuda, Kita  mentapkan  Kemandirian, kriatifitas dan identitas kebangsaan menuju komonitas Asean 2015”.

Tema tersebut membawa pesan bahwa kita semua, dan pemuda khususnya, perlu memantapkan tekad untuk terus menerus mempertahankan kemandirian dan kreativitas sembari membangun identitas kebangsaan yang lebih kokoh dan bermartabat. Tekad tersebut telah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bangsa Indonesia dengan pasti telah menapak jalan sejarahnya sesuai dengan nilai-nilai Sumpah Pemuda, Pancasila, dan UUD 1945.

Seperti telah dicanangkan pula, bahwa pada tahun 2015 kita memasuki era Komunitas ASEAN 2015, yang meliputi komunitas keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. Dalam hal tersebut, tentu saja kita perlu mengantisipasi tantangan kerja sama komunitas tersebut secara lebih kreatif dan bertanggungjawab. Di sinilah letak peran pemuda dalam mengembangkan kreativitas tersebut agar kreativitas tersebut sejalan dengan tuntutan nilai-nilai baru komunitas internasional yang meliputi sekitar 600 juta orang se ASEAN.

Hal yang pasti adalah bahwa semangat dan jiwa Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensi pemuda dalam percaturan global. Pemuda dalam kehidupan global akan tetap menjadi eksis apabila menunjukkan sebuah kapasitas kemandirian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dan kreatif dalam berbagai kegiatannya.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-84 tahun 2012. Kiranya spirit Sumpah Pemuda 1928 tetap mengilhami kita semua dalam tugas-tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Tim Redaksi)

{jcomments on}