www.pa-tembilahan.go.id

Bertampat di Balai Sidang Pengadilan Agama Pulau Kijang, pada hari selasa  tanggal 06 Nopember  2012 M. berepatan dengan tanggal 21 Zulhijjah 1433 H., Pengadilan Agama Tembilahan kembali menggelar  sidang keliling yang  ke sekian kalinya di wilayah Inhil bagian selatan,  Kec. Retih . Yang sebelumnya sudah dilaksakan sidang keliling di Inhil bagian utara, di Sungai Guntung ( Kec.Keteman  ).

Mejelis A yang mendapat giliran  sidang keliling tersebut terdiri dari ;  Drs. Moh Nur,MH. (Ketua Pengadilan Agama Tembilahan ) sebagai ketua majelis, Drs. M. Syukri dan Nuhayatul Istigamah, S,Ag.,MHI., masing-masing sebagai Hakim Anggota., Drs. Bulgani ( Panitera/ Sekretaris ) sebagai Panitera Pengganti.  Khusus bagi Drs.M. Syukri,  merupakan sidang  keliling perdana setelah dilantik bebarapa waktu yang lalu sebagai hakim Pengadilan Agama Tembilahan yang mutasi dari PA.Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.

Pada pukul 06.30 wib. rombungan sidang keliling  Pengadilan Agama Tembilahan mulai meninggalkan pelabuhan rumah sakit Puri Husada Tembilahan yang diselimuti embun pagi yang sangat dingin,  dengan menggunakan kenderaaan speed boot yang berkepasitas 8 orang, rombungan mulai  menelurusuri sungai Indragiri menuju ke arah selatan , kalau dipagi hari kundisi air masih tenang, tapi kalau agak siang hari ombak laut sudah mulai membesar dan ketika itu hampasan-hambasan ombak tersebut mulai terasa dan sangat mengasikkan bagi yang sudah terbiasa, tapi bagi yang belum pernah, jangankan diperjalan, mau naik speed boot saja sudah merasa takut. Tapi kalau semuanya itu dilaksanakan dengan hati yang tulus demi melaksanakan tugas yang telah diamanahkan oleh Negara, insya Allah yang Maha Kuasa akan tetap memberikan perlindungan kepada kita semua.

Sebagai implementasi dari Justice For All, maka Pengadilan Agama  Tembilahan  telah berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan hukum bagi masyarakat pencari keadilan, khususnya bagi masyarakat yang terkendala jarak atau retang kendali yang cukup jauh dan biaya yang cukup besar apabil;a mereka datang untuk sidang di Pengadilan Agama Tembilahan, karena perjalanan yang tempuh dari Pulau Kijang menuju Tembilahan kalau menggunakan kapal laut ( pumpung ) memakan waktu  1 hari 1 malam, tapi kalau menggunakan speed boot  hanya kurang lebih 3 atau 4  jam dengan biaya kurang lebih Rp: 150.000,- untuk sekali jalan  dan itu pun kalau perjalanannya tidak ada kandala, tapi kalau ada kendala, maka bisa nginap lagi diperjalanan,  kalau ini yang terjadi sudah dipastikan kosnya akan lebih besar lagi. Maka dengan adanya  pelaksanaan sidang keliling ini, masyarakat pecari keadilan akan merasa terbantu, baik dari segi waktu maupun biaya. ( Tim Redaksi

{jcomments on}