MENELISIK JURUS DAN STRATEGI PENGADILAN AGAMA “PERCONTOHAN”

Gambar: KPA. Bengkalis Drs. Faizal Kamil, SH.,MH dan Drs. Nurheri SH.,MH usai memberikan sambutan

Bengkalis||pa-bengkalis.go.id

Belum genap setahun dari kepemimpinannya, Drs. Faizal kamil SH, MH menuai beberapa prestasi sebagai Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, utamanya di bidang Teknologi Informasi. Di kwartal pertama Tahun 2012, PA Bengkalis mendapatkan penghargaan sebagai pengirim berita terbanyak sewilayah PTA Pekanbaru. Peringkat kedua pengelolaan website  dan menjadi yang terbaik dalam implementasi Siadpa Plus se-provinsi Riau dan Kepulauan Riau atau urutan ke-26 di tingkat nasional. Bahkan ditasbihkan sebagai PA percontohan dalam implementasi Siadpa Plus, padahal sebelumnya posisi PA Bengkalis sebagai ‘juru kunci’ atau peringkat terakhir sewilayah Pekanbaru atau hanya peringkat ke-209 di tingkat nasional.

Rupanya, ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Ketua PA Batam, Drs, Nurheri SH, MH sehingga membawa 8 orang rombongannya untuk bersilaturahmi dan melakukan studi banding ke PA Bengkalis, tanggal 30-31 Oktober 2012.

Acara silaturahmi (studi banding) di ikuti oleh seluruh Laskar Siadpa Plus PA. Bengkalis dan PA. Batam

Secara terang-terang KPA Batam mengutarakan niatnya untuk menimba jurus dan strategi PA Bengkalis dalam meraih rangkaian prestasi tersebut. “Meski Batam adalah PA kelas I, bukan hal yang aneh atau bahkan memalukan bila kami menimba ilmu dari Bengkalis yang masih kelas II. Unzhur maa qiila, walaa tanzhur man qaala, (lihatlah apa diucapkan, jangan lihat siapa yang berucap),” ucapnya menyadur satu ungkapan Arab sebagai landasan semangat studi banding yang dilakukannya. Gayung bersambut, KPA Bengkalis menyambut dengan penuh hangat dan mempersilakan seluas-luasnya bagi rombongan untuk mempelajari apa saja yang dirasa perlu. “Dengan anggaran yang minim, sarana-prasarana yang sangat terbatas, jumlah pegawai yang juga terbatas (24 PNS dan 15 honorer), bukanlah suatu halangan untuk meraih prestasi. Kunci dari semuanya adalah komitmen tinggi dalam pemberdayaan,”  ujarnya dalam kata sambutan. 

Manajemen implementasi Siadpa Plus PA Bengkalis oleh Dadi Aryandi, S.Ag (koordinator)

Mengoptimalkan sekecil apapun potensi yang dimiliki, sehingga jumlah pegawai yang terbatas itu dapat ditugaskan secara efektif dan efisien. Dengan komitmen yang tinggi dari semua unsur pimpinan membuat koordinator implementasi Siadpa Plus PA Bengkalis leluasa memberdayakan beberapa administrator di bawahnya, baik administrator yang bertanggungjawab dalam bidang bindalmin, bidang teknik komputer dan bidang validasi data. Dan yang paling penting adalah implementasi yang intensif  dan masif bagi seluruh operator, baik di meja-meja pelayanan maupun seluruh personal yang terkait dalam keperkaraan (panitera pengganti dan hakim) dengan menggelar berkali-kali DDTK secara simultan.

Usai acara perkenalan, dilanjutkan dengan pemaparan manajemen implementasi Siadpa Plus di PA Bengkalis oleh Koordinator (Dadi Aryandi, S.Ag). Koordinator yang seorang hakim ini menjelaskan struktur implementasi, dari unsur pimpinan PA, koordinator, administrator dan operator. Tugas, tanggungjawab dan kewenangannya, perangkat yang dibutuhkan, instrumen-instrumen pendukung, serta alur mata rantai implementasi. Sehingga tergambar bahwa Siadpa Plus ini adalah kerja tim yang satu sama lain terkait. Materi lain disampaikan oleh administrator bidang bindalmin (Sudarmono S.HI) dan administrator bidang validasi (Slamet Firdaus) yang memberikan trik-trik validasi di berbagai kategori serta laporan-laporan (LIPA 1 ,LIPA 7 dan LIPA 8). Kemudian dilanjutkan oleh Januardi S.Kom administrator, yang menjelaskan beberapa kode-kode SQL serta beberapa link agar keadaan Siadpa Plus juga dapat tergambar di website PA. 

Foto bersama Laskar Siadpa Plus PA Bengkalis dan rombongan Sutdi Banding PA Batam

Di sepanjang acara studi banding ini diwarnai tanya jawab serta pembahasan beberapa masalah yang dihadapi oleh PA Batam, baik dalam aplikasi maupun di infoperkara. Rombongan yang terdiri dari unsur hakim, Pansek, Wasek, Panmud dan beberapa anggota Tim IT PA Batam silih berganti mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar aplikasi dan implementasi Siadpa. Bahkan masih berlanjut meskipun waktu telah merambat tengah malam. Rasa kepenasaran dan haus akan pengetahuan membuat rombongan tetap semangat menjalaninya.

Pada akhir acara, KPA Batam menyampaikan harapannya bahwa hasil silaturahmi ini dapat ditindaklanjuti  dan diterapkan di Batam. Dan berencana dalam beberapa waktu mendatang akan mengundang Laskar Siadpa Plus PA Bengkalis untuk memantau hasil studi banding ini. “Di Tahun 2013, PA Batam dapat mengikuti langkah Bengkalis bahkan bukan tidak mungkin, menjadi yang terbaik berikutnya di wilayah Riau-Kepri.” tekadnya. ***(tim redaksi)

{jcomments on}