Tembilahan | pa-tembilahan.go.id

Kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Gang Cenderawasih I Tembilahan Minggu (26/10) yang menghanguskan salah satunya rumah petak kayu yang ditempati hakim pengadilan agama Tembilahan (Nihayatul Istiqomah, SHI, MH) spontan membangkitkan semangat kepedulian dan rasa kemanusiaan dilingkungan keluarga besar PA. Tembilahan. Sehari setelah kebakaran tersebut Senin (27/10) bersamaan dengan awal pegawai masuk bekerja secara spontan mereka melakukan penggalangan dana untuk disumbangkan kepada korban kebakaran (hakim PA. Tembilahan). Setelah dana terkumpul, sore harinya ketua PA. Tembilahan (Drs. Moh. Nur, MH) dan keluarga besar PA. Tembilahan mengunjungi Nihayatul Istiqomah (Shahibul Musibah) di rumah penampungan sementara yang berada di Jl. Pelajar Tembilahan.

Kunjungan tersebut tiada lain untuk menyampaikan rasa simpati dan duka cita  atas musibah yang dideritanya, dengan memberikan bantuan dana yang terkumpul dari hasil saweran keluarga besar PA Tembilahan.

"Segenap keluarga besar PA Tembilahan ikut merasakan duka cita atas musibah yang baru saja menimpa, dan saya yakin musibah yang terjadi adalah takdir ilahi. insyaallah kalian akan kuat menjalaninya, karena Allah SWT tidak akan membebani musibah kepada hambanya kalau dia sendiri tidak kuat menanggungnya", ujar ketua PA. Tembilahan ketika menyampaikan pesan pesan kepada shohibul musibah. Beliau kemudian menambahkan pesan bahwa harta benda yang sudah ludes terbakar harus diikhlaskan, tidak ada harta yang abadi, semuanya akan binasa, hanya penyebabnya yang berbeda "dengan keikhlasan semoga Allah SWT akan menggantinya yang lebih baik suatu saat kelak".

 

Pada kesempatan itu Ketua PA Tembilahan juga mengaku senang melihat Nihayatul Istiqomah yang sudah bisa tertawa, tidak seperti kemarin yang wajahnya nampak lebam karena menangis. "hari ini saya senang melihat bu Nihayah mampu tertawa, itu berarti beban penderitaan mulai berkurang dan rasa trauma mulai menghilang’" hibur ketua dalam pesan singkatnya.

 

Selesai memberikan kata sambutan, ketua PA kemudian menyerahkan sumbangan uang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari hari sehingga beban penderitaan bisa terkurangi. Sebagai Shohibul musibah Nihayatul Istiqomah juga menyampaikan rasa terimakasih kepada keluarga besar PA Tembilahan yang telah menunjukkan perhatian dan kepedulian baik secara moril maupun materiil, tidak ada yang bias membalas kecuali Allah SWT.

Dengan ditutup do’a oleh al Ustadz H. Ahmad Mus’id Yahya Qadir, Lc, MHI acara kunjungan ini berakhir dan rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah Khadijah, S.Ag (Kaur Umum PA. Tembilahan) dalam rangka tasyakuran keluarga tersebut. Disana shahibul bait ternyata telah menyediakan santapan ringan “Bakso Sederhana” hasil racikannya sendiri. diawali dengan do’a yang dipimpin H. A. Nafi’ Muzakki, S.Ag, MH., kemudian rombongan menikmati hidangan yang tersedia “Bakso Sederhana”, Sambil menikmati hidangan tersebut tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul 17.00 sehingga rombongan berpamitan pulang ke rumah masing masing. (Tim Redaksi).

{jcomments on}