SEBUAH UPAYA MEMPERKOKOH IMPLEMENTASI SIADPA PLUS

Bengkalis || pa-bengkalis.go.id

Sudarmono, S.HI, salah seorang administrator (berdiri) menyampaikan SOP Siadpa Plus

Sebagai wujud komitmen untuk mengimplementasikan Siadpa Plus secara optimal, PA. Bengkalis kembali menggelar Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) untuk yang kesekian kalinya. Kegiatan yang diselenggarakan secara maraton hingga akhir tahun ini memang telah dijadwalkan agar aplikasi Siadpa Plus menjadi sarana utama bagi penanganan administrasi keperkaraan di PA Bengkalis.

Dihadiri oleh seluruh Hakim, Panitera Pengganti (PP), Jurusita Pengganti (JSP) dan para operator di meja pelayanan lainnya, DDTK kali ini difokuskan kepada SOP (Standar Operasional Prosedur) Siadpa Plus, yang telah disusun dan kemudian disosialisasikan oleh Sudarmono, S.HI selaku Administrator Siadpa Plus PA. Bengkalis.

“Pada dasarnya, output dari SiadpaPlus ini ada dua, yaitu data fisik (berkas) dan data nonfisik (database), kedua data tersebut tentunya harus sama, baik dari segi format maupun isi dari berkas tersebut. Oleh karenanya, validitas isi dan format berkas sebagai output Siadpa Plus menjadi paling utama,” ujar Sudarmono mengawali. “Dan yang tahu persis validitas berkas itu adalah pejabat atau petugas terkait. Sebagai contoh, PMH oleh Ketua PA, Penunjukan Panitera Pengganti oleh Panitera/ Sekretaris, relaas oleh JSP, Berita Acara Sidang oleh Panitera PP dan seterusnya untuk berkas-berkas lain. Jika dahulu masih ada yang dibantu oleh para operator dalam menginput data, maka dengan dibuat SOP ini seluruh petugas dan pejabat yang terkait dengan keperkaraan mulai petugas meja I sampai Ketua PA didorong untuk menjadi operator langsung, sesuai dengan tupoksi masing-masing,” imbuhnya.

Segenap pimpinan, Hakim, Panitera Pengganti, Jurusita Pengganti dan para operator meja pelayanan mengikuti DDTK

Selain ditentukan petugas mana yang menginput data, SOP ini juga menentukan perkiraan lamanya waktu pengerjaannya, sehingga diharapkan dengan menggunakan Siadpa Plus ini PA Bengkalis benar-benar mampu melayani para pencari keadilan secara cepat dan akurat. 

Sebagai tambahan dalam sosialisasi SOP Siadpa Plus, Dadi Aryandi, S.Ag selaku koordinator Siadpa Plus PA. Bengkalis menyampaikan kembali teknis menginput data Berita Acara Sidang, baik dalam pemilihan blanko dokumen secara tepat maupun input data-data lainnya oleh para Panitera Pengganti. Hal ini disampaikan karena berdasarkan hasil evaluasi implementasi sejauh ini masih ada Panitera Pengganti yang kurang tepat memilih blanko dokumen dan keliru menginput data ketika membuat Berita Acara Sidang melalui Siadpa Plus sehingga menghambat proses penanganan perkara. “Semoga dengan SOP ini semakin memperkokoh implementasi Siadpa Plus di PA Bengkalis dan harapan output Siadpa Plus yang benar-benar cepat dan akurat dapat terwujud. *** (Tim Redaksi)

{jcomments on}