RANGKAIAN DDTK APLIKASI SIADPA PLUS BAGI PARA HAKIMPA BENGKALIS

DDTKAplikasi SIADPA Plus lanjutan untuk para hakim,di Ruang Hakim-1PA Bengkalis

Bengkalis || pa-bengkalis.go.id

Kalau selama ini hakim hanya sebagai pengguna Siadpa Plus, tidak demikian dengan di PA Bengkalis. Karena sesuai dengan program kerja implementasi Siadpa Plus, mulai awal Nopember 2012 para hakim di satker ini didorong untuk menjadi administrator. Sehingga para hakim ini bukan saja mampu menggunakan aplikasi Siadpa, tapi juga mampu membuat dan  mengedit blanko dokumen BAP dan Putusan/ Penetapan-nya sendiri-sendiri bahkan mereka juga mampu mengawasi kinerja operator-operator di bawahnya.

Bermula di ruang kepaniteraan PA Bengkalis, para hakim termasuk Ketua dan Wakil Ketua diperkenalkan dengan aplikasi untuk mengolah basis data, SIADPA-TOOLS. Kemudian Master Kode Variabel dan Master Blanko-Blanko Dokumen. Kegiatan ini dipandu oleh koordinator implementasi, Dadi Aryandi, S.Ag. Hakim yang sebentar lagi mutasi ke PA Tanggamus wilayah PTA Bandar Lampung ini mengawalinya dengan menerangkan menu blanko dokumen dengan detil. Fungsinya, bagaimana cara mengubah, mengaktifkan, menon-aktifkan, menambahkan blanko baru dan menghapus yang tidak diperlukan. Karena khusus bagi para hakim, aplikasi Siadpa menyediakan 2 (dua) menu konsep putusan/ penetapan, Konsep Blanko Umum dan Konsep Blanko Khusus Majelis.

Pada sesi praktikum, dengan serius para hakim ini mengamati beberapa BAP perkaranya masing-masing dan kemudian membuat blanko dokumen putusan sendiri-sendiri serta menyelaraskannya dengan blanko dokumen gugatan/ permohonan yang telah tersedia.Dengan demikian, beberapa jenis putusan dan penetapan konsep khusus majelis dapat tersedia dan siap untuk digunakan.

Koordinator Implementasi Siadpa Plus, Dadi Aryandi, S.Agdidampingi administrator Helmi Cendra, S.Ag dan Slamet Firdaus menyimak pertanyaan para Hakim

Pertemuan kedua berlangsung di Ruang Hakim-1 (13/11/2012) dengan materi pembahasan Master Kode Variabel dan langsung dipraktekkan. Konsep putusan/ penetapan yang telah dibuat kemudian diselaraskan kode variabelnya. Untuk itu harus diketahui fungsi kode variabel, bagaimana mengedit, membuat dan menggunakannya dalam blanko dokumen.

Sesi lain, para hakim ini juga diperkenalkan dengan aplikasi SIADPA-LIPA terutama LIPA-6 Kegiatan Hakim serta infoperkara badilag.net sehingga para hakim ini juga dapat mengontrol kinerja mereka sendiri melalui aplikasi-aplikasi ini. Pertemuan lanjutan masih akan dilakukan hingga para hakim ini benar-benar menguasai materi-materi DDTK ini.*** (Tim Redaksi)

{jcomments on}