SEMOGA HARI INI LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN  HARI ESOK LEBIH BAIK DARI HARI INI   

 

 

Natuna I www.pa-natuna.net(15/11)

 

“Waktu terus bergulir dan berubah, tidak ada sesuatu yang tidak berubah dijagad raya ini kecuali perubahan itu sendiri. Perubahan itu terjadi dengan sendirinya karena dimakan usia seperti umur suatu benda yang lama kelamaan terus berubah tanpa harus ada campur tangan manusia dan orang sering mengatakan telah dimakan usia. Namun perubahan perilaku manusia memerlukan ikhtiar yang diawali niat, termasuk memaknai pergantian tahun baru Islam (Hijriyah). Tak terasa telah telah berada diambang pintu untuk memasuki tahun baru 1434 H, dan kita segera menginjak bulan Muharram dan meninggalkan bulan Zulhijjah”

 

Di hari libur Tahun Baru Islam, KPA Natuna, Drs. H. M. ZAKARIA, MH  meluangkan waktunya untuk  menghadiri dua agenda kegiatan penting dalam rangka memeriahkan peringatan tahun baru 1434 H di Kabupaten Natuna, masing-masing  :

Pertama : Lomba Pawai Ta’aruf tempat start dan finish  di Pantai Kencana, Kamis (15/11) dilepas Bupati Natuna, Drs. H. ILYAS SABLI, M.Si,  diikuti 1310 orang peserta terdiri dari 11 kafilah dari berbagai lembaga keagamaan di Natuna, baik MDA, Mesjid dan Mushalla serta lembaga pendidikan SLTP/MTs dan SMU/MAN Se-kota Ranai, sedang hasil penilaian lomba dan perolehan hadiah masing-masing  yaitu, Juara I : MAN Ranai meraih uang tunai  sebesar Rp. 2.500.000,- , Juara II : SMA N 2 Ranai meraih hadiah buang tunai Rp. 2000.000, sedangkan Juara III : MTsN Ranai dengan meraih hadiah tunai sebesar Rp. 1.500.000,-   

 

Kedua : Tablig Akbar dengan menghadirkan penceramah  Pimpinan Pondok Darun Na’im Pontianak, Kyai HABUB ABDULLAH ASSEGAF, berlangsung di Mesjid Agung Natuna, dengan salah satu inti ceramah ditaushiyahkan diantaranya “bahwa salah satu kekeliaruan yang dialami oleh umat Islam pada dewasa ini bahwa apabila menghadapi suatu masalah selalu mengadukan nasibnya kepada dukun, padahal sebaiknya yang perlu didekati adalah yaitu orang-orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt seperti halnya ‘Ulama, kyai dan sejenisnya, sudah saatnya Ummat islam meniggalkan sifat ‘ujub, takabur dan sifat tercela lainnya, beliau mencontohkan Iblis hanya dengan kesombongannya lalu berkata “saya lebih baik dari Adam, karena saya diciptakan dari Api, sedang adam diciptakan dari tanah, lalu kenapa aku harus bersujud kepadanya”, dengan secuil kata-kata itulah maka dijadikan sebagai makhluk terlaknat oleh Allah, apalagi kita yang banyak melakukan hal-hal melebihi kesombongan dari iblis tersebut. Oleh sebab itulah mari kita bertaubat dan memohon ampun kepada Allah semoga diampuni  dosa-dosa, kesalahan dan kekeliruan yang dilakukan selama ini, kita berusaha menjadikan kesalahan itu sebagai cambuk untuk tidak melakukannya lagi pada tahun 1434 H dan pada tahun yang akan datang.  

 

KPA Natuna sekembalinya mengikuti kedua kegiatan tersebut menyampaikan melalui www.pa-natuna.net bahwa inti dan hakikat dari penyambutan tahun baru Hijriyah yang diperingati setiap tahun  adalah terletak pada soal perubahan (tajdid), maka hendaknya momen pergantian tahun ini kita jadikan sebagai saat-saat untuk merubah menjadi lebih baik (restorasi).  Disamping memkanai tema peringatan tahun baru Islam dicanangkan PHBI  Kabupaten Natuna “Dengan semangat Tahun Baru Islam 1434 H kita tingkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam menuji kehidupan yang islami sejahtera lahir dan bathin”. Selama Bertahun Baru semoga 1434 H membawa berkah...

{jcomments on}