BANGKINANG, 13 Nopember 2012

Ketahui, cobaan dan ujian di dunia merupakan sebuah keharusan, siapa pun tidak bisa terlepas darinya. Bahkan itulah warna-warni kehidupan, sesungguhnya cobaan dan ujian yang datang bertubi-tubi menerpa hidup manusia merupakan satu ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT, tidak satu pun diantara kita yang mampu menghindari ketentuan tersebut.

Keimanan, keyakinan tawakkal dan kesabaran yang kokoh amatlah sangat kita butuhkan dalam menghadapi berbagai badai cobaan yang menerpa kita, sehingga tidak menjadikan kita berburuk sangka kepada Allah SWT terhadap segala keputusannya, oleh karena itu, dalam keadaan apapun, kita sebagai hamba yang beriman kepada Allah SWT harus senantiasa berbaik sangka kepada Allah, dan harus diyakini bahwa tidaklah Allah menurunkan berbagai musibah melainkan sebagai ujian atas keimanan yang kita miliki.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas keluarga besar Pengadilan Agama Bangkinang mendapat musibah/kecelakaan secara beruntun yaitu:

1. Drs. H. ASRIL Wakil Panitera Pengadilan Agama Pekanbaru yang merupakan suami dari Dra. ERINA (Hakim Pengadilan Agama Bangkinang) mendapat kecelakaan lalu lintas pada tanggal 08 Nopember 2012 di Rumbio dengan kondisi yang agak parah dan harus di Operasi tangannya;

2. MISNURI Jurusita Pengadilan Agama Bangkinang yang mendapat musibah kecelakaan lalu lintas pada tanggal 05 Nopember 2012, yang menabrak trotoar di Bangkinang dan harus di Amputasi jari kakinya.

Keluarga Besar Pengadilan Agama Bangkinang baik mendapat suka maupun duka telah komitmen untuk di kunjungi.

Ketua Pengadilan Agama Bangkinang (Dra. LISDAR) didampingi Panitera (NASRI ALAMSA, SH) berserta rombongan pada hari yang bersamaan mengunjungi kedua tempat rumah keluarga Pengadilan Agama Bangkinang yang mendapat musibah tersebut.

Dalam arahan singkatnya pada kunjungan tersebut Ketua Pengadilan Agama Bangkinang menyampaikan “bahwa kehadiran kami disini adalah dalam rangka ikut merasakan/berbagi rasa atas musibah yang menimpa keluarga besar Pengadilan Agama Bangkinang atas musibah ini, mudah-mudahan apa yang terjadi ini membuat kita makin sabar menghadapinya, karena sabar memiliki kedudukan tinggi yang mulia dalam agama Islam, oleh karena itu bahwa sabar setengah dari keimanan, apa yang menimpa kita pada saat ini secara beruntun datangnya dari Allah SWT, anjur beliau kita harus sabar, karena sabar merupakan perintah dari Allah, sabar termasuk ibadah dari ibadah-ibadah yang Allah wajibkan kepada hambanya”

Selesai mengunjungi kedua rumah keluarga besar Pengadilan Agama Bangkinang, rombongan kembali ke Kantor.

Penulis SUDIRMAN. SH

{jcomments on}