Bengkalis || www.pa-bengkalis.go.id

Senin (20/05/2019) Bulan Ramadhan ini adalah bulan yang pas bagi kita umat muslim untuk berubah. Tak ada salahnya merubah diri menjadi lebih baik. Yang biasanya kita hanya membaca al-Qur’an disaat sempat, dibulan ramadhan ini, kita harus memperbanyak baca Al Qur’an. Berikut merupakan sepenggal isi Tausiyah yang disampaikan oleh Sekretaris Pengadilan Agama Bengkalis, Darsono, S.Pd.I., M.H., dengan tema “Menjadi pribadi yang baik di bulan Ramadhan”.

Siang itu, tampak segenap pegawai Pengadilan Agama Bengkalis berkumpul di Musholla Daarul Ihsan Pengadilan Agama Bengkalis guna untuk melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan Tausiyah singkat setiap harinya selama bulan Ramadhan. Tausiyah pada hari ke 15 ini yang mendapat giliran sebagai petugas pembawa acara adalah Staf Umum dan Keuangan, Nazori, S.H.I. dan Sekretaris Pengadilan Agama Bengkalis, Darsono, S.Pd.I., M.H., sebagai pemberi Tausiyah.

Sekretaris Pengadilan Agama Bengkalis yang baru saja menyelesaikan Diklatpim tingkat IV Tahun 2019 di Medan, melanjutkan tausiyahnya, menyampaikan bahwa, “Jika di bulan-bulan sebelumnya kita jarang sholat malam, solat sunnah, solat dhuha seperti yang kita laksanakan setiap pagi maka di bulan ramadhan ini kita dapat memulai kebiasaan baik tersebut. Saat bangun sahur, kita bisa menyempatkan diri untuk mendirikan sholat malam”.

Saya kemaren berangkat ke Medan melaksanakan ujian Laporan Implementasi Proyek Perubahan (LIPP) di Balai Diklat Keagamaan Medan, di dalam perjalanan ke sana saya menggunakan bus, di dalam islam ketika perjalanan jauh (musafir) boleh tidak puasa dan di gantikan di hari-hari yang lain setelah ramadhan, tapi saya tetap puasa walaupun sahur hanya sebotol air mineral”, tutur beliau dalam tausiyahnya.

Sebagai penutup pada tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa, di bulan ramadhan ini kita bisa memulai kebiasaan-kebiasaan baik, yang nantinya akan diteruskan hingga bulan-bulan selanjutnya. Bulan ini merupakan kesempatan untuk merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Karena di bulan yang penuh rahmat ini, setan-setan di belenggu, pintu neraka ditutup, dan pintu surga dibuka. Sehingga lebih mudah bagi kita untuk merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang lebih baik. Kebiasaan baik memang harus dipaksa terlebih dahulu, dan kita harus bisa memaksakan kebiasaan-kebiasaan itu untuk bisa terus kita lakukan.

***(Tim Redaksi PA Bengkalis)***