Cianjur||www.pta-pekanbaru.go.id

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan peradilan yang modern, efektif, dan berbasis teknologi informasi, dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Administrasi Perkara Secara Elektronik di Lingkungan Peradilan Agama yang bertempat di Hotel Le Eminence Cianjur pada tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama seluruh Indonesia. Dari Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, kegiatan ini diikuti oleh Panitera PTA Pekanbaru Drs. Fakhrurazi, M.H., didampingi Tim IT PTA Pekanbaru Leni Yumiati, S.Kom., M.Kom.
Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kemampuan aparatur peradilan agama dalam pelaksanaan administrasi perkara secara elektronik, sekaligus mendukung optimalisasi implementasi berbagai sistem informasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai perpanjangan tangan Badilag di wilayah masing-masing. Saat ini masih banyak kendala di daerah yang langsung dilaporkan ke pusat, yang menjadi sinyal bahwa fungsi pembinaan oleh Pengadilan Tinggi Agama belum berjalan secara optimal.
Beliau menegaskan bahwa Pengadilan Tinggi Agama memiliki peran strategis sebagai pembina dan pengawas di wilayah hukumnya masing-masing, sehingga harus mampu menjaga ketertiban administrasi perkara maupun administrasi keuangan pada satuan kerja di bawahnya. Oleh karena itu, melalui kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat mengubah pola pikir aparatur peradilan serta membekali peserta dengan materi-materi strategis, termasuk pengelolaan PNBP dan penguatan pengawasan administrasi berbasis elektronik.
Selain itu disampaikan pula pesan dari Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI bahwa pelayanan peradilan tidak boleh lagi bersifat transaksional, melainkan harus mengedepankan profesionalitas, integritas, dan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.
Penguatan sistem informasi peradilan juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Sistem informasi disebut sebagai jantung administrasi peradilan yang harus dipahami secara mendalam oleh seluruh aparatur, khususnya Pengadilan Tinggi Agama. Pengadilan tingkat banding tidak hanya dituntut sebagai pengguna aplikasi, tetapi juga harus mampu menjadi pemecah masalah, konsultan, dan pemberi solusi bagi satuan kerja di wilayah hukumnya masing-masing.

Setelah kegiatan dibuka secara resmi, Dirjen Badilag mengalungkan tanda peserta kepada perwakilan peserta bimtek.
Ke depan, tantangan digitalisasi peradilan dinilai akan semakin kompleks dan menjadi sebuah keniscayaan. Oleh sebab itu, seluruh satuan kerja diharapkan mampu mengikuti proses transformasi digital tanpa tertinggal. Indikator keberhasilan sesungguhnya adalah kemampuan satuan kerja dalam mengimplementasikan seluruh sistem informasi Badilag secara optimal.

Dengan adanya kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan pemahaman, disiplin, dan kepatuhan dalam penggunaan sistem informasi peradilan sehingga terwujud administrasi perkara yang tertib, akuntabel, transparan, dan modern di lingkungan Peradilan Agama.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

