Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Senin 8 Juni 2026, Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru melaksanakan apel Senin pagi di halaman kantor PTA Pekanbaru yang diikuti oleh seluruh personel PTA Pekanbaru. Kegiatan apel berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Bertindak sebagai pembina apel, Ketua PTA Pekanbaru, Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H. Apel diawali dengan pembacaan 8 Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dipandu oleh Ahmad Iqbal, A.Md. dan diikuti oleh seluruh peserta apel.
Dalam amanatnya, Ketua PTA Pekanbaru mengingatkan seluruh aparatur agar senantiasa meluruskan niat dalam setiap aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan, semata-mata karena Allah SWT. Dengan niat yang baik, setiap tugas yang dilaksanakan akan bernilai ibadah dan memberikan manfaat yang besar bagi institusi maupun masyarakat pencari keadilan.
Selain itu, pembina apel juga menyampaikan beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan pada hari tersebut, yaitu perpisahan dengan Hakim Tinggi Drs. Zakarian yang mendapat mutasi ke PTA Jakarta, pengesahan Pengurus Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Antar Waktu, serta pelepasan kontingen atlet PTWP PTA Pekanbaru yang akan bertanding pada ajang nasional dalam rangka memperebutkan Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2026.
Kepada para atlet yang akan bertanding, Ketua PTA Pekanbaru memberikan dukungan dan motivasi agar dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama PTA Pekanbaru di tingkat nasional.

Apel pagi ditutup dengan pembacaan doa yang dipandu oleh Afdal Zikri, Lc. Semoga seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari ini dapat berjalan dengan lancar, sukses, dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT, sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi kemajuan PTA Pekanbaru dan peradilan agama pada umumnya.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

