Selasa, 07 April 2020 Masehi bersamaan dengan 13 Sya’ban 1441 Hijriah. Wakil Ketua Pengadilan Agama Pekanbaru Drs. Ahmad Sayuti, M.H mengadakan kegiatan Diklat di Tempat Kerja (DDKT) kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat dari Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung tanggal, 30 Maret 2020 dan Surat Tugas dari Ketua Pengadilan Agama Pekanbaru Nomo: W4-A1/2020/Kp.01.1/3/2020 tanggal, 31 Maret 2020 perihal High Performance Leadership secara online tahun 2020, kegiatan dilaksnakan di ruang Rapat Lantai 2 Gedung Pengadilan Agama Pekanbaru pukul 09.00 yang diikuti oleh Kasubbag Umum, Satpam dan anggota PTSP Pengadilan Agama Pekanbaru

 

Tema yang disampaikan Wakil Ketua dalam DDTK ini yaitu “Service Exellent” beliau menyampaikan maksud dari service exellent itu adalah memberikan pelayanan yang dapat memenuhi dan memuaskan masyarakat, memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat pencari keadilan, melayani dengan ramah, tepat dan cepat untuk memberikan pelayanan informasi dan pengaduan.

 

 Sedangkan tujuan dari service exellen itu adalah membekali kepada pegawai/petugas bagian pelayanan yang terkait untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Wakil Ketua juga menyampaikan tentang kebersihan lingkungan kantor yang harus selalu dalam keadaan bersih, rapi, nyaman dan aman termasuk penerapan 3S (senyum, sapa dan salam) harus di implementasikan di ruang pelayanan.

 

 Kegiatan DDTK sesi pertama ini berakhir pada jam 11.00 WIB di tutup dengan yel..yel..yel oleh yang hadir. 

 Selanjutnya DDTK sesi kedua dimulai pukul 14.00 WIB dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim dan Panitera Pengadilan Agama Pekanbaru. Pembukaan oleh Ketua Drs. Usman, S.H.,M.H, Pembicara Panitera Muhammad Yasir Nasution, M.A dengan  tema “Pemantapan E-Court dan Elitigasi” kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Pengadilan Agama Pekanbaru.

 Pemantapan e-court dan elitigasi yang dipaparkan Panitera bermaksud untuk lebih memantapkan lagi dari yang sudah dilakukan selama ini karena sampai saat ini Pengadilan Agama Pekanbaru telah melangsungkan persidangan sebanyak 13 perkara dari 232 perkara e-court yang diterima, kedepan tentu akan lebih banyak lagi persidangan secara elektronik sehingga aparat Pengadilan Agama Pekanbaru terutama Hakim dituntut untuk lebih sigap melaksanakan persidangan secara elektronik.

 

 Materi diambil dengan mencoba seluruh user dan password Hakim ke aplikasi e-court dan dilanjutkan dengan pendaftaran pihak Tergugat ke aplikasi e-court Panitera PA Pekanbaru M. Yasir Nasution, M.A menjelaskan untuk pengguna terdaftar sebagai Kuasa Penggugat, syarat untuk bisa melanjutkan persidangan secara elektronik adalah punya akun, alamat email dan No telepon (HP) serta dibuatkan lembar pernyataan persetujuan beracara secara elektronik.

 Selanjutnya pada menu pendaftaran harus di isi nama/alamat email serta no. HP pengguna terdaftar pada menu tambahan Kuasa Hukum, tahap akhir adalah mengedit persetujuan secara elektronik.

 DDTK ini dilakukan secara berseri sehingga tidak selesai dalam waktu satu jam pertama selanjutkan Wakil Ketua menyampaikan akan dilanjutkan pada pertemuan yang akan datang.