Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan melaksanakan kegiatan Bimbingan Mental (Bimtal) yang diikuti oleh keluarga besar PA Tembilahan. Kegiatan yang berlangsung di Musholla Al-Yamin PA Tembilahan pada Selasa (21/7/2026) tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, para Panitera Muda, Jurusita/Jurusita Pengganti, para Kepala Subbagian, staf, serta mahasiswa dan siswi yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PA Tembilahan.

Bimtal disampaikan langsung oleh Ketua PA Tembilahan, Ahmad Syafruddin, S.H.I., M.H. Dalam pembinaannya, beliau mengajak seluruh aparatur untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja yang telah diraih sekaligus terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Menurutnya, kemajuan sebuah satuan kerja tidak lahir dari kontribusi satu atau dua orang saja, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang menjalankan tugas sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Oleh karena itu, Ahmad Syafruddin mengingatkan agar setiap aparatur dapat mengambil peran secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan PA Tembilahan. Semangat untuk memberikan yang terbaik, menurutnya, harus menjadi komitmen bersama dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyoroti pentingnya peningkatan capaian kinerja, khususnya dalam penyelesaian perkara dan keberhasilan mediasi. Upaya meningkatkan kualitas dan keberhasilan mediasi perlu menjadi perhatian bersama dengan terus mencari langkah dan strategi yang tepat agar proses mediasi dapat berjalan secara optimal serta memberikan hasil yang lebih baik dan bermanfaat bagi para pihak.

Selain itu, inovasi juga menjadi salah satu aspek yang perlu terus dikembangkan. Aparatur didorong untuk tidak hanya melaksanakan pekerjaan secara rutin, tetapi juga mampu melihat berbagai peluang untuk melakukan perbaikan dan menciptakan inovasi yang dapat mendukung peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ahmad Syafruddin turut mengingatkan pentingnya ketelitian dalam pelaksanaan administrasi perkara, termasuk dalam proses minutasi. Setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan secara cermat dan diperiksa kembali untuk memastikan kelengkapan serta kebenarannya. Menurutnya, kualitas pekerjaan merupakan tanggung jawab bersama sehingga setiap pihak yang terlibat harus memiliki kepedulian terhadap hasil akhir dari pekerjaan yang dilaksanakan.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh hendaknya tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada orang lain dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Regenerasi menjadi bagian penting agar pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai positif dalam organisasi dapat terus diwariskan dan dikembangkan.

Dalam pembinaan tersebut, Ahmad Syafruddin juga menyampaikan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Menurutnya, kehidupan dan pekerjaan hendaknya tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga, organisasi, masyarakat, agama, dan generasi yang akan datang. Ilmu, kemampuan, serta kesempatan yang dimiliki merupakan amanah yang sebaiknya dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi terbaik.

Beliau juga mengajak seluruh aparatur untuk membiasakan diri melakukan kebaikan dan memberikan yang terbaik tanpa menjadikan penghargaan atau balasan sebagai satu-satunya tujuan. Setiap tugas hendaknya dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Dengan niat yang baik, setiap pekerjaan diharapkan dapat memberikan manfaat, baik secara langsung maupun dalam jangka panjang.

Sebagai penguatan nilai spiritual dalam pembinaan, Ahmad Syafruddin mengajak seluruh aparatur untuk meneladani semangat perjuangan dan keteguhan Umar bin Khattab dalam menjalankan amanah dan memperjuangkan kebenaran. Menurutnya, Umar bin Khattab merupakan sosok yang dikenal memiliki jiwa juang yang tinggi, keberanian, ketegasan, serta komitmen yang kuat dalam menegakkan agama Allah SWT.

Nilai-nilai keteladanan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur untuk memiliki semangat dalam menjalankan tugas, berani menghadapi berbagai tantangan, serta tetap teguh memegang prinsip kebenaran dan keadilan. Dalam konteks pengabdian di lingkungan peradilan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang penuh kesungguhan, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian untuk terus melakukan perbaikan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam konteks organisasi, Ketua PA Tembilahan juga mengajak seluruh aparatur untuk membangun kerja sama dan komunikasi yang baik. Apabila terdapat kekurangan atau permasalahan, hendaknya disampaikan secara terbuka untuk kemudian dicari solusi bersama. Kritik dan masukan diharapkan dapat dipandang sebagai bagian dari proses perbaikan dan peningkatan kualitas organisasi, bukan sebagai sesuatu yang dapat memecah kebersamaan.

Beliau juga mendorong agar setiap kesempatan untuk mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi, pelatihan, maupun kegiatan pengembangan lainnya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Aparatur yang memperoleh kesempatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan pribadi, tetapi juga membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan kerja lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh organisasi.

Menutup pembinaannya, Ahmad Syafruddin kembali mengajak seluruh keluarga besar PA Tembilahan untuk terus menjaga kerja sama, kekompakan, dan semangat kebersamaan serta senantiasa memberikan kinerja terbaik. Setiap pekerjaan hendaknya dilakukan dengan niat yang baik, penuh kesungguhan, dan tanggung jawab, tanpa menjadikan penghargaan atau balasan sebagai satu-satunya tujuan dalam bekerja dan mengabdi.

Melalui kegiatan Bimtal ini, diharapkan seluruh aparatur PA Tembilahan semakin memiliki kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja, memperkuat integritas, mengembangkan inovasi, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Dengan berpegang pada nilai-nilai spiritual, profesionalisme, dan tanggung jawab, PA Tembilahan diharapkan mampu terus memberikan pelayanan peradilan yang berkualitas, profesional, dan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.