Pasir Pengaraian, 30 Juli 2026 – Tim Kreator dan Inovasi Pengadilan Agama Pasir Pengaraian menggelar rapat di Ruang Media Center pada Kamis (30/7). Rapat dibuka oleh Ketua Tim Kreator dan Inovasi, Ogna Alif Utama, S.H., M.H., yang menyampaikan harapannya agar keberadaan tim mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas layanan peradilan melalui lahirnya berbagai inovasi yang bermanfaat bagi satuan kerja. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rancangan inovasi baru karya Irwan Syahputra, yaitu SiLayan (Sistem Layanan Antrian). Selain itu, inovasi TikTok Live PA Pasir Pengaraian yang sudah lama dimanfaatkan sebagai sarana layanan tanya jawab seputar layanan peradilan juga diulas pada rapat ini.

Dalam rapat juga dilakukan evaluasi terhadap berbagai inovasi yang telah berjalan. Tim mencatat beberapa kendala yang perlu segera ditindaklanjuti, di antaranya belum tersedianya perangkat komputer pada meja resepsionis sehingga implementasi e-Tamu belum dapat berjalan optimal. Evaluasi juga dilakukan terhadap layanan PTSP Online yang meskipun telah disosialisasikan melalui papan pengumuman kantor dan media sosial satuan kerja, namun pemanfaatannya masih rendah. Selain itu, tim mengusulkan pengembangan sistem yang mampu menghitung jumlah pengunjung pengadilan secara praktis berdasarkan klasifikasi jenis pengunjung, seperti pihak berperkara, saksi, advokat, maupun tamu, sehingga data kunjungan dapat tersaji lebih akurat dan mendukung penyusunan laporan serta pengambilan kebijakan.

Selaku Pengarah Tim, Wakil Ketua PA Pasir Pengaraian Sahril, S.H.I., M.H., mengulas kembali tugas dan peran Tim Kreator dan Inovasi sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Tim. Beliau menegaskan bahwa tim bertanggung jawab merancang, membuat, dan mengelola konten kreatif untuk media sosial, website, serta media informasi resmi sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Tim juga didorong untuk aktif mengidentifikasi kendala pelayanan dan administrasi, merumuskan solusi inovatif berbasis teknologi informasi maupun penyempurnaan mekanisme kerja secara manual, mengembangkan, menguji, mengawal implementasi aplikasi atau sistem baru, serta melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh inovasi yang telah diterapkan. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan kembali mekanisme penilaian pada indikator inovasi agar setiap pengembangan yang dilakukan memberikan nilai tambah bagi organisasi.

Menutup rapat, Ketua PA Pasir Pengaraian Pahruddin Ritonga, S.H.I., M.H. selaku Pembina Tim menyampaikan apresiasi atas berbagai gagasan yang telah lahir dan mengajak seluruh anggota untuk terus bersemangat menciptakan inovasi, baik berbentuk aplikasi maupun nonaplikasi, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya kinerja satuan kerja yang semakin unggul.(GSN)