Natuna – Rabu, 13 Mei 2020 para pimpinan Pengadilan Agama Natuna beserta Hakim berkumpul di Ruang Sidang Utama (Aula) dalam rangka mengikuti pidato Ketua Mahkamah Agung periode 2020-2025 oleh Yang Mulia Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H melalui media online sebagaimana SE SEKMA Nomor 6 Tahun 2020. Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Non Yudisial dan para Ketua Kamar Mahkamah Agung.

Dalam pidatonya Muhammad Syarifudin menyampaikan ucapan terimakasih telah diberi kepercayaan untuk memimpin Mahkamah Agung dan Peradilan di Indonesia periode 2020-2025. Kebijakan Mahkamah Agung 2020-2025 berkesinambungan dengan program Mahkamah Agung sebelumnya sebagaimana cetak biru pembaharuan peradilan 2010-2035 dan visi misi Mahkamah Agung yang telah ditetapkan sebagai landasan kerja untuk pembangunan jiwa dan fisik peradilan.

Dr. H. Muhammad Syarifudin, S.H., M.H juga berpesan kepada aparatur badan peradilan agar tidak alergi dengan pengawasan. “Yang alergi, malah itu yang harus dicurigai. Semboyan kita, yang bisa kita bina, kita bina. Yang tidak bisa kita bina, kita binasakan saja,” tuturnya. Ketua Mahkamah Agung yang ke-14 tersebut menyampaikan mengenai anggaran Mahkamah Agung. Hal ini tentu mencerminkan keterbukaan tentang anggaran Mahkamah Agung kepada public. Tujuannya agar publik dapat mengawasi dan ikut serta dalam membangun peradilan yang mandiri dan modern.

Selain menyampaikan pengarahan, Ketua Mahkamah Agung juga menyampaikan bahwa pada 30 April yang lalu, Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H telah menyelesaikan masa tugasnya dan memasuki masa purna bakti. Namun karena pandemi Covid-19 seluruh acara yang telah diagendakan dan disusun dengan baik untuk melepasnya terpaksa gagal dilaksanakan. Selanjutnya, wisuda purna bakti akan dilaksanakan pasca Covid-19. (HZF)