WhatsApp Image 2026-08-05 at 14.16.57 (1).jpeg

pa-bangkinang.go.id

Bangkinang, 5 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia, Pengadilan Agama Bangkinang menghadirkan Turnamen Congklak Putri sebagai salah satu rangkaian kegiatan yang tidak hanya bertujuan mempererat kebersamaan, tetapi juga menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan oleh generasi saat ini.

Sebagai bagian dari persiapan, panitia telah menetapkan 29 peserta yang berasal dari unsur hakim, aparatur kepaniteraan, kesekretariatan, cleaning service, hingga mahasiswa magang. Bagan pertandingan dengan sistem gugur juga telah disusun untuk memastikan pelaksanaan turnamen berlangsung tertib, sportif, dan kompetitif.

Pemilihan congklak sebagai salah satu cabang perlombaan bukan tanpa alasan. Selain menjadi permainan yang sarat akan nilai budaya, congklak juga mengajarkan ketelitian, strategi, kesabaran, kejujuran, serta kemampuan mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan karakter aparatur peradilan yang dituntut bekerja secara cermat, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas.

Melalui turnamen ini, Pengadilan Agama Bangkinang ingin mengajak seluruh aparatur untuk kembali mengenang permainan rakyat yang pernah menjadi bagian dari masa kecil masyarakat Indonesia. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan permainan digital, pelestarian permainan tradisional menjadi salah satu cara menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi masa kini.

Dengan mengusung semangat "Melangkah dengan Strategi, Menang dengan Prestasi", Turnamen Congklak Putri diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan Pengadilan Agama Bangkinang. Melalui kegiatan ini, PA Bangkinang tidak hanya memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa sebagai bagian dari identitas dan kebersamaan keluarga besar Pengadilan Agama Bangkinang."Tolak Suap Tolak Gratifikasi"(ITK/TimITPABkn).