Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Setelah pelaksanaan Apel Senin Pagi, kegiatan rutin Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru dilanjutkan dengan kegiatan Pembinaan Mental yang dilaksanakan di Ruang Busthanul Arifin PTA Pekanbaru, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel PTA Pekanbaru.

Materi pembinaan mental disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Pekanbaru, Drs. H. Hudri, M.H. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui munajat serta menjadikan Al-Qur’an sebagai salah satu sarana untuk mendekatkan diri dan menyampaikan segala persoalan kepada Allah SWT.

Mengawali penyampaiannya, Drs. H. Hudri, M.H. mengutip pesan Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib agar senantiasa memagari kehidupan dengan munajat kepada Allah SWT. Munajat secara sederhana dapat dimaknai sebagai bentuk komunikasi batin, memohon, berdoa, dan mencurahkan segala isi hati kepada Allah SWT.

Menurut beliau, setiap persoalan yang dihadapi dalam kehidupan hendaknya tidak hanya dicari penyelesaiannya melalui ikhtiar lahiriah, tetapi juga diiringi dengan doa dan munajat kepada Allah SWT. Salah satu bentuk munajat yang dapat dilakukan adalah dengan membaca dan mentadaburi Al-Qur’an.

Lebih lanjut disampaikan bahwa menjadikan Allah SWT sebagai tempat mengadu memberikan ketenangan dan berbagai kebaikan bagi kehidupan. Setiap permasalahan yang disampaikan kepada Allah SWT akan senantiasa terjaga kerahasiaannya, karena Allah SWT adalah tempat terbaik untuk mencurahkan segala kegelisahan dan persoalan.

Selain itu, melalui munajat, seorang hamba diharapkan memperoleh petunjuk dan jalan keluar atas berbagai permasalahan yang dihadapi. Allah SWT juga dapat memberikan rezeki dan pertolongan dari arah yang tidak disangka-sangka.

Pembinaan mental tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur PTA Pekanbaru untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kedinasan dengan penguatan spiritual. Dengan semakin dekat kepada Allah SWT, diharapkan setiap aparatur mampu menghadapi berbagai tantangan dengan hati yang tenang, penuh keikhlasan, serta senantiasa mengedepankan integritas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Kegiatan pembinaan mental berlangsung dengan penuh perhatian dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh personel PTA Pekanbaru, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.