Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan turut hadir dalam pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa (1/9/2026) di Halaman Kantor Bupati Indragiri Hilir, Jalan Akasia, Tembilahan. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang bermanfaat serta memberikan keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, PA Tembilahan diwakili oleh H. Rusman, S.H.I. Kehadiran tersebut menjadi bentuk partisipasi dan dukungan PA Tembilahan terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

Salat Istisqa dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB. Bertindak sebagai imam KH. Rusli Kurnain, sedangkan H. Ediyanto menyampaikan khutbah dan Muhammad Alwi Akbar bertugas sebagai bilal.

Kegiatan diawali dengan arahan mengenai tata cara pelaksanaan Salat Istisqa, kemudian dilanjutkan dengan salat berjamaah dan khutbah. Rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 09.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Bupati Indragiri Hilir Hj. Yuliantini, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Iwan Taruna, S.T., M.Si., perwakilan Dandim 0314/Inhil, perwakilan Kapolres Indragiri Hilir, perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, perwakilan Pengadilan Negeri Indragiri Hilir, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., jajaran pemerintah daerah, Ketua MUI Kabupaten Indragiri Hilir, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah.

Pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan muhasabah bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan. Selain memohon turunnya hujan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak doa dan istighfar, serta memohon perlindungan dari berbagai dampak kekeringan, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dengan menjaga hutan, lahan, dan sumber-sumber air serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kehadiran unsur pemerintah, aparat, lembaga peradilan, tokoh agama, dan masyarakat dalam Salat Istisqa mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian dan ikhtiar bersama. Selain sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi dan sinergi antarelemen masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dengan terlaksananya Salat Istisqa ini, diharapkan masyarakat senantiasa meningkatkan ibadah, memperbanyak doa dan istighfar, serta terus menjaga lingkungan sebagai bagian dari ikhtiar bersama. Semoga Allah SWT memberikan curahan hujan yang bermanfaat, keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, serta perlindungan dari berbagai bencana dan kesulitan akibat kekeringan.