Dumai — Kamis (03/09/2026) pukul 07.45 WIB hingga selesai, bertempat di ruang tunggu Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Dumai, seluruh petugas layanan bersama anggota Satuan Pengamanan mengikuti briefing pagi yang dipimpin oleh Panitera Pengadilan Agama Dumai, Nur Qhomariyah, S.H.

Briefing pagi ini menjadi momentum perdana bagi Nur Qhomariyah memimpin kegiatan setelah resmi dilantik sebagai Panitera Pengadilan Agama Dumai. Suasana briefing berlangsung hangat, penuh semangat, dan komunikatif. Kegiatan diawali dengan yel-yel penyemangat, “Selamat Pagi!” yang disambut serentak oleh seluruh peserta, “Pagi-pagi-pagi, semangat, luar biasa!”

Dalam amanatnya, Panitera mengingatkan seluruh petugas layanan agar senantiasa bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Menurutnya, kepatuhan terhadap SOP harus berjalan seiring dengan penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dalam setiap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nur Qhomariyah juga mengajak seluruh petugas untuk melanjutkan berbagai pembahasan yang telah disepakati dalam rapat Peningkatan Kualitas Layanan yang dilaksanakan sebelumnya.

“Tatacara yang sempat dibahas di rapat Peningkatan Kualitas Layanan kemarin yang seharusnya dilanjutkan, yuk kita lanjutkan. Apabila ada tambahan inovasi-inovasi yang sifatnya lebih menunjang keefektifan layanan, mari sama-sama kita gaungkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Panitera menegaskan bahwa petugas PTSP merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, orientasi utama dalam bekerja bukanlah kepentingan pribadi maupun pimpinan, melainkan kepuasan dan kebutuhan masyarakat yang datang memperoleh layanan.

“Intinya, kita yang berada di depan ini bukan bekerja untuk kita, bukan untuk pimpinan, melainkan bagaimana melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Pesan tersebut selaras dengan salah satu bait dalam Mars Pengadilan Agama Dumai, yakni “Masyarakat puas terlayani menjadi target utama kami.” Kalimat tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi lirik, tetapi benar-benar diwujudkan dalam sikap dan perilaku seluruh petugas dalam memberikan pelayanan setiap hari.

Dalam kesempatan yang sama, Nur Qhomariyah juga mengingatkan terkait agenda rapat sehubungan dengan e-Binwas yang akan dilaksanakan. Para petugas layanan diharapkan dapat mengikuti kegiatan tersebut selama tidak sedang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, Panitera menegaskan bahwa ketika rapat berlangsung dan terdapat masyarakat yang membutuhkan pelayanan, maka pelayanan tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau memang ada pelayanan di saat itu, hendaknya prioritas kita adalah pelayanan. Itu harga mati PTSP, baik PTSP di sini maupun PTSP mana pun,” tegasnya.

Menutup briefing pagi, sebelum memulai aktivitas pelayanan, Panitera mengajak seluruh petugas layanan dan anggota Satuan Pengamanan untuk mengawali hari dengan membaca basmalah secara bersama-sama.

Briefing pagi tersebut menjadi awal yang baik bagi penguatan semangat pelayanan di PTSP Pengadilan Agama Dumai. Dengan semangat kebersamaan, disiplin, penerapan 5S, kepatuhan terhadap SOP, serta inovasi yang berorientasi pada efektivitas layanan, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan memberikan pengalaman pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan sepenuh hati.