Tembilahan — Pengadilan Agama Tembilahan melaksanakan apel Senin pagi bertempat di halaman upacara Pengadilan Agama Tembilahan, Senin, 21 September 2026. Bertindak selaku pembina apel, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H.

Kegiatan apel diikuti oleh para Hakim, para Panitera Muda, para Kepala Subbagian (Kasubbag), Jurusita/Jurusita Pengganti, para staf, petugas Pos Bantuan Hukum (Posbakum), tenaga outsourcing, serta siswi-siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Dalam amanatnya, Fahrurrozi menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Tembilahan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya menjaga kesehatan, khususnya di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.

Ia mengingatkan seluruh aparatur untuk lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan apabila kondisi udara tidak mendukung, sementara aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan agar dapat dikurangi.

Selain menyampaikan pesan mengenai kesehatan, apel juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan komunikasi di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula pengalaman rombongan Pengadilan Agama Tembilahan yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Bukittinggi untuk menyampaikan takziah kepada keluarga Panitera Pengadilan Agama Tembilahan.

Salah seorang perwakilan rombongan menceritakan perjalanan yang ditempuh mulai dari Tembilahan menuju Pekanbaru hingga Bukittinggi. Rombongan berangkat dari Tembilahan dan tiba di Pekanbaru sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah beristirahat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bukittinggi sekitar pukul 09.30 WIB dan tiba sekitar pukul 15.30–16.00 WIB.

Setibanya di Bukittinggi, rombongan melaksanakan takziah bersama keluarga di kediaman Panitera. Setelah rangkaian takziah selesai, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju Pekanbaru. Perjalanan berlangsung dengan aman dan lancar hingga rombongan tiba di Pekanbaru pada malam hari.

Sebagian rombongan kemudian beristirahat di Pekanbaru sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tembilahan. Seluruh rangkaian perjalanan dapat dilalui dengan aman dan lancar hingga rombongan kembali ke Tembilahan.

Apel pagi kemudian diakhiri dengan pembacaan doa yang diikuti oleh seluruh peserta apel. Setelah doa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembubaran barisan oleh komandan barisan sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan apel.

Melalui pelaksanaan apel rutin tersebut, diharapkan seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Tembilahan senantiasa menjaga kedisiplinan, kesehatan, kekompakan, dan kepedulian terhadap sesama, serta terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.