Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang H. Busthanul Arifin tersebut diikuti oleh seluruh personel PTA Pekanbaru. Pembinaan mental kali ini disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Pekanbaru, Drs. H. M. Nasrul K., S.H., M.H., dengan melanjutkan tema pembinaan sebelumnya, yaitu meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas maupun berinteraksi dengan sesama.

Dalam penyampaiannya, Drs. H. M. Nasrul K. menguraikan beberapa sifat Rasulullah SAW yang penting untuk dijadikan teladan. Salah satunya adalah kelapangan hati dan kelapangan dada dalam menghadapi berbagai keadaan. Rasulullah SAW memiliki hati yang luas dan tetap tenang dalam menghadapi pujian maupun berbagai ujian. Prinsip tersebut tercermin dalam sikap tidak mudah terlena ketika disanjung dan tidak mudah terpuruk ketika menghadapi celaan atau kesulitan.

Selanjutnya, Rasulullah SAW juga memiliki sifat realistis dalam menjalankan dakwah. Rasulullah SAW senantiasa melihat kondisi dan kemampuan umat, namun tidak pernah berhenti dalam menyampaikan ajaran Islam. Berbagai cara ditempuh, termasuk hijrah, sebagai bagian dari ikhtiar dalam menyebarkan agama Islam. Hal tersebut menunjukkan bahwa perjuangan harus dilakukan dengan strategi yang tepat tanpa mengabaikan kondisi yang dihadapi.

Sifat berikutnya yang disampaikan adalah menjaga marwah dan akhlak. Rasulullah SAW senantiasa menjaga kehormatan diri serta menunjukkan akhlak yang mulia dalam setiap keadaan. Keteladanan tersebut menjadi pengingat agar setiap insan senantiasa menjaga sikap, perkataan, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan keyakinan terhadap keadilan dan pertolongan Allah SWT. Setiap kesulitan pasti memiliki jalan keluar sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Insyirah ayat 5–6, “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Keyakinan tersebut menjadi landasan agar setiap persoalan dihadapi dengan sabar, optimis, dan senantiasa berikhtiar.

Melalui pembinaan mental ini, diharapkan seluruh personel PTA Pekanbaru dapat mengambil hikmah dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam melaksanakan tugas dengan hati yang lapang, sikap realistis, menjaga marwah dan akhlak, serta senantiasa yakin akan pertolongan dan keadilan Allah SWT. Pembinaan mental tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk pribadi aparatur yang berintegritas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.