Rabu, 29 September 2021 Bertempat di ruang Media Center,  Pengadilan Agama Bengkalis  mengikuti Acara Webinar Sosialisasi Gugatan Mandiri dan e-court sebagaimana maksud surat Dirjen Badilag MA RI Nomor : 3286/DjA/HM.00/9/2021 tanggal 27 September 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI ini, bekerjasama dengan Australia - Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2) secara Virtual. Kegiatan yang diikuti seluruh Peradilan Agama Se Indonesia dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB ini bertujuan untuk Meningkatkan Akses Keadilan dan Layanan Keadilan Bagi Paralegal, Perempuan dan Penyandang Disabilitas.

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama Bengkalis, Dr Hasan Nul Hakim, S.H.I.,M.A., Wakil Ketua, Ali Muhtarom, S.H.I.,M.H.I., dan didampingi oleh Panitera, Drs. H. Syafaruddin, M.H., Panmud Hukum, Zamzam Lubis, S.H.,M.H., Petugas PTSP Meja Pendaftaran, Kamarizzaman, S.E.Sy., dan Posbakum, Sisrita, S.H. 

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama,  Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H.,M.H., dan dipandu pemateri oleh Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H.,M.H., Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Dirjen Badilag MA RI, Perwakilan Pengadilan Agama Kab. Malang, dan Mahfudz, S.Kom, M.Eng., Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Materi yang disampaikan antara lain tentang Gugatan mandiri dan penggunaan e-court bagi pengguna terdaftar/ pengacara dan pengguna lain. Penjelasan bagaimana klien dapat didaftarkan sebagai pengguna/ pengguna lainnya tanpa harus datang ke pengadilan. Serta penjelasan mengenai perkembangan mekanisme mendapatkan keringanan biaya perkara berdasarkan SEMA 1/2014 dan MOU Pengadilan Agama dengan TNP2K yang diluncurkan oleh Dirjen Badilag MA RI.

Acara ditutup kembali oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama,  Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H.,M.H. Semoga dengan Adanya Webinar Sosialisasi Gugatan mandiri dan e-court  ini  Pengadilan Agama Bengkalis dapat meningkatkan akses layanan terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas .

 

*** (Redaksi PA Bengkalis)***