Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Suasana Idulfitri masih terasa hangat pada 11 Syawal 1447 H. Dalam momentum penuh keberkahan ini, Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru menyelenggarakan kegiatan Halalbihalal dan tausiah yang diikuti oleh seluruh keluarga besar PTA Pekanbaru pada hari Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Ruang Bustanul Arifin PTA Pekanbaru. Acara ini dihadiri oleh personil PTA Pekanbaru, dan tamu undangan.

Mengusung tema “Sucikan Hati, Teguhkan Integritas, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani”, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan profesionalisme aparatur. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Dr. H. M. Zakaria, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PTA Pekanbaru), yang menambah kekhidmatan suasana.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia Halalbihalal, Drs. H. Hudri, S.H., M.H., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama dan kekompakan seluruh tim yang telah berkontribusi dengan baik.

Dalam arahannya, Ketua PTA Pekanbaru, Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H., menekankan pentingnya memberikan pelayanan prima (excellent service) kepada para pencari keadilan. Beliau juga mengingatkan bahwa di awal tahun telah disusun rencana dan target kinerja yang harus dicapai secara optimal. Diharapkan melalui tausiah yang disampaikan, seluruh aparatur mendapatkan motivasi dan semangat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.

Memasuki inti acara, tausiah yang disampaikan oleh Ustad Abdul Somad memberikan banyak hikmah dan inspirasi. Beliau menjelaskan makna Halalbihalal sebagai upaya untuk mengurai yang kusut, mencairkan yang beku, dan menyambung yang retak. Halalbihalal menjadi momen untuk saling memaafkan dan melepaskan segala beban dalam hati, sehingga tercipta ketenangan dan kelapangan jiwa.

Dalam tausiahnya, beliau juga menyampaikan bahwa ketika disakiti oleh orang lain, hendaknya tidak membalas dengan keburukan, melainkan mengikhlaskan hati dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.

Ustad juga menguraikan tentang pentingnya mensucikan hati, karena hati yang bersih akan melahirkan integritas. Integritas yang kuat pada akhirnya akan tercermin dalam kualitas pelayanan yang diberikan.

Dalam Surat Taha, juga terdapat ajaran tentang mensucikan hati. Ayat ini menunjukkan bahwa proses penyucian hati dimulai dari kelembutan, nasihat yang baik, dan pendekatan yang bijak, bukan dengan kekerasan. Dalam Surat Taha, ditegaskan bahwa orang yang mensucikan hati akan mendapatkan balasan surga, dan jalan menuju penyucian itu dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana serta penuh kelembutan.

Selain itu, beliau mengingatkan bahwa segala ujian kehidupan, termasuk rasa sakit dan kekecewaan, hendaknya diserahkan kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan, seraya mengucapkan “la haula wala quwwata illa billah”. Balasan dari Allah sering kali datang dengan cara yang tidak pernah kita duga, bahkan terkadang melalui ujian yang mendekatkan manusia hanya kepada-Nya.

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam menggali ilmu dan hikmah dari tausiah yang disampaikan. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipandu oleh Ustad Abdul Somad, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan makan siang dalam suasana penuh keakraban.

Melalui kegiatan Halalbihalal ini, diharapkan seluruh keluarga besar PTA Pekanbaru dapat semakin mempererat ukhuwah, membersihkan hati, serta memperkuat integritas dalam bekerja, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mewujudkan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani.