Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan. Pada bulan yang mulia ini, setiap amal kebaikan yang dilakukan oleh umat Islam akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Momentum Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Dalam tausiah Ramadhan yang disampaikan Ustadz Delbi Ari Putra Hakim PA Pangkalan Kerinci, beliau menekankan bahwa amalan utama di bulan suci ini tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati, lisan, dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai pahala puasa. Puasa yang berkualitas adalah puasa yang mampu membentuk pribadi yang sabar, jujur, dan berakhlak mulia.
Beberapa amalan yang dianjurkan dan memiliki pahala berlipat ganda di bulan Ramadhan antara lain:
-
Membaca dan Mengkhatamkan Al-Qur’an
Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. Oleh karena itu, memperbanyak tilawah, tadabbur, dan mengamalkan isi kandungannya menjadi amalan yang sangat dianjurkan. -
Melaksanakan Shalat Tarawih dan Qiyamul Lail
Shalat malam di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang besar. Selain menambah pahala, ibadah ini juga mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperkuat keimanan. -
Bersedekah dan Berbagi kepada Sesama
Memberikan makanan untuk berbuka puasa, membantu kaum dhuafa, serta memperbanyak sedekah merupakan amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan, terlebih lagi saat bulan Ramadhan. -
Memperbanyak Dzikir dan Doa
Ramadhan adalah waktu mustajab untuk berdoa. Memohon ampunan, kesehatan, keberkahan rezeki, serta kebaikan dunia dan akhirat menjadi amalan yang sangat dianjurkan. -
I’tikaf di Masjid
Menghidupkan sepuluh malam terakhir dengan i’tikaf dan memperbanyak ibadah merupakan salah satu cara meraih kemuliaan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Dalam tausiah tersebut juga disampaikan bahwa Ramadhan adalah madrasah kehidupan. Siapa pun yang mampu memanfaatkan bulan ini dengan sungguh-sungguh, maka ia akan keluar sebagai pribadi yang lebih bersih hatinya dan lebih kuat imannya. Jangan sampai Ramadhan berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas kebaikan dalam diri.
Semoga dengan menghidupkan Ramadhan melalui berbagai amalan yang dianjurkan, kita semua termasuk golongan hamba yang mendapatkan rahmat, ampunan, serta pembebasan dari api neraka. Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan yang pahalanya berlipat ganda dan membawa keberkahan bagi kehidupan kita. (Erman_PA.Pkc)

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

