Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Setelah pelaksanaan apel pagi pada hari Senin, 11 Agustus 2025, kegiatan dilanjutkan dengan Pembinaan Mental yang bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel PTA Pekanbaru.

Materi pembinaan mental disampaikan oleh Hakim Tinggi Dra. Yenitati, S.H. dengan judul "Kajian Surat Al-Hujurat Ayat 6". Ayat ini merupakan salah satu ayat penting dalam Al-Qur’an yang mengandung nilai-nilai fundamental terkait verifikasi informasi dan kehati-hatian dalam menerima serta menyebarkan berita.

Arti surat Al Hujurat ayat 6 yakni :"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah (tabayyun) kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu."

Ayat ini diturunkan berkenaan dengan sebuah peristiwa di masa Rasulullah SAW, ketika beliau mengutus seorang sahabat untuk mengumpulkan zakat dari suatu kaum. Karena informasi yang dibawa tidak diverifikasi dengan benar, nyaris terjadi konflik dan kesalahpahaman besar. Maka Allah SWT menurunkan ayat ini sebagai pedoman agar umat Islam tidak gegabah dalam menerima maupun menyebarkan berita.

Pesan dan Kandungan Ayat :

  1. Verifikasi Informasi (Tabayyun) : Umat Islam diajarkan untuk memeriksa kebenaran setiap berita yang diterima, terutama bila datang dari sumber yang tidak terpercaya.
  2. Menghindari Fitnah dan Penyesalan : Kesalahan dalam menerima informasi dapat mengakibatkan tindakan yang merugikan pihak lain serta penyesalan di kemudian hari.
  3. Etika Sosial dan Tanggung Jawab Kolektif : Ayat ini mengajarkan pentingnya menjaga keharmonisan sosial dengan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Surat Al-Hujurat ayat 6 merupakan peringatan ilahi yang sangat relevan dalam kehidupan modern, di mana arus informasi begitu cepat dan tidak semuanya dapat dipercaya. Umat Islam diajak untuk senantiasa bersikap kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi, agar tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.

Semoga materi pembinaan mental ini dapat menjadi pengingat dan pedoman bagi seluruh pegawai PTA Pekanbaru dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang berkembang di lingkungan kerja maupun masyarakat.