Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Bertempat di Aula Utama PTA Pekanbaru, Kamis, 16 Mei 2019 dilaksanakan acara pembukaan penilaian Pembangunan Zona Integritas PTA Pekanbaru yang dihadiri oleh Pelaksanan Harian Pimpinan PTA Pekanbaru, Pejabat Struktural dan Fungsional, Staf dan Tenaga Kontrak PTA Pekanbaru, dan Tim Penilai Pembangunan Zona Integritas dari Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI.

Tim dari Badan Pengawasan dengan surat tugas Nomor 337/BP/ST/V/2019 terdiri dari Bapak Dwiarso Budi Santiarto (Inspektur Wilayah IV Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai Ketua), Nuzliana Abda (Kepala Sub Bagian Tata Usaha Inspektur Wilayah I pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai Sekretaris), Ferri Taufik Ferdiansyah (Auditor pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung Ri sebagi Auditor), Arief Purwoko (Staf pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI sebagai Staf Pemeriksa).

Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh hadirin, yang dialanjutkan dengan sepatah kata dari Ketua PTA Pekanbaru yang diwakili oleh Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Drs. M. Nasir Mas, SH., MH sebagai Pelaksanan Harian pimpinan. Dalam sambutanya beliau menyampaikan permohona maaf dari pimpinan PTA Pekanbaru karena Ketua dan Wakil Ketua PTA Pekanbaru berhalangan hadir dalam kegiatan ini dikarenakan sedang melaksanakan dinas di Jakarta. Beliau juga memaparkan beberapa hal antara lan bahwa di lingkungan PTA Pekanbaru yang terdiri dari 18 Pengadilan Agama, dengan mewilayahi dua provinsi yakni Provinsi Riau dan Provisni Kepulaua Riau, telah ada 4 Pengadilan Agama yang telah mencanangkan Pembangunan Zona Integritas, Yakni PA Pekanbaru, PA Batam, PA Dumai dan PA Bangkinang. Sedangkan PA lainnya meskipun belum melaksanakan pencanangan Pembangnan Zona Integritas tetap dalam pelaksanaan tupoksi sehari-hari telah melaksanakan Pembangunan Zona Integritas.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Internal Penilaian Pembangunan Zona Integritas dari Badan Pengawas Mahkamah Agung Bapak Dwiarso Budi Santiarto memberikan beberapa pengarahan antara lain bahwa Bawas menurunkan seluruh personilnya untuk turun kedaerah untuk melakukan penilaian Pembanguan Zona Integritas. Akan tetapi dengan banyaknya satker dibawah Mahkamah Agung, maka tidak seluruhnya dapat dijangkau oleh Bawas dengan keterbatasan SDM, waktu dan dana yang ada. PTA Pekanbaru menjadi salah satu satker yang terpilih untuk dilakukan penilaian dalam pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas, diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan hal ini dapat menjadi dorongan semangat dengan terpilihnya PTA Pekanbaru sebagai salah satu satker yang akan dinilai. Diharapkan PA yang belum mencanangkan Pembangunan Zona Integritas akan segera mencanangankannya. Sebenarnya pelaksanaan Zona Integritas sudah dilaksanakan sebelum pencanangan karena adanya tuntutan dari Cetak Bitu Mahkamah Agung untuk bekerja secara mandiri, berintegritas (mampu untuk tidak terinterverensi), melayani secara maksimal), akan tetapi kalau sudah ada penilaian dari luar maka akan lebih diakui dan teruji kinerjanya. Dengan adanya penilaian maka apabila ada yang kurang dalam pelaksanaan tupoksi dapat diperbaiki untuk menjadi lebih baik dan maksimal.

Acara dilanjutkan dengan penyamapaian laporan Pembangunan Zona Integritas secara umum oleh Sekretaris PTA Pekanbaru Yohan Fauzi Yulises, S.Ag., MH, yang dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari masing-masing koordinator area. (Redaksi PTA Pekanbaru)