Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Pada hari Selasa tanggal 26 Nopember 2019 bertempat di Ruang Serbaguna PTA Pekanbaru, Keluarga Besar PTA Pekanbaru melaksanakan Tausiah dalam rangka Pembinaan Mental Pegawai PTA Pekanbaru sebagai salah satu bentuk wujud pelaksanaan ZI (Zona Integritas). Tausiah dihadiri oleh seluruh Hakim Tinggi, Pejabat Struktural, Panitera Pengganti, Staf, Tenaga Kontrak PTA Pekanbaru, anggota Dharmayukti Karini PTA Pekanbaru dan tamu undangan dari PA Pekanbaru dan PA Siak Siak Sri Indrapura.

Tausiah kali ini terasa sangat istimewa bagi keluarga besar PTA Pekanbaru, karena tausiah disampaikan oleh penceramah kondang yaitu Almukarrom Ustadz Abdul Somad, Lc., MA yang kita kenal dengan UAS. Acara tausiah diawali dengan sambutan oleh Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. Harun S, SH., MH. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan kegembiraan keluarga besar PTA Pekanbaru atas kesediaan dan kehadiran Ustadz Abdul Somad untuk memenuhi undangan PTA Pekanbaru memberikan tausiah dalam rangka pembinaan mental, karena kita tahu UAS memiliki jadwal yang sangat padat, rasanya tidak mungkin UAS dapat memenuhi undangan ini. Namun Alhamdulillah Beliau bersedia hadir ditengah jadwalnya yang sangat padat, tentuhal ini sangat kita syukuri, dengan cara mendengar tausiah yang akan disampaikan UAS dengan serius dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan dikantor, dimasayarakat maupun dalam keluarga.

Selaku pimpinan beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran UAS dan memohon maaf kepada UAS apabila ada sambutan yang tidak pada tempatnya. Setelah sambutan dari Ketua PTA Pekanbaru, acara dilanjutkan dengan tausiah oleh UAS.

Sebelum penyampaiaan tausiah dilaksanakan penyerahan buku karangan UAS dengan judul 37 Masalah Populer dan 40 Zikir dan Do’a untuk PTA Pekanbaru yang diterima langsung oleh Ketua PTA Pekanbaru sebagai kenang-kenangan.

Dalam tausiahnya, UAS  menyampaikan tentang perlunya integritas bagi aparatur peradilan, karena apabila  aparatur peradilan  tidak memiliki integritas maka seseorang akan gampang menerima  suap atau sogokan,  orang yang memiliki integritas tidak akan gampang tergoda karena dia sadar bahwa segala  perbuatannya diawasi dan  akan dipertanggungjawabkan diakhirat. Integritas bukan karena paksaan, akan tetapi harus timbul dari kesadaran sendiri utnuk melaksanakannya.

Apabila seseorang berbuat satu perbuatan haram, maka akan ada satu titik hitam dihatinya, semakin banyak perbuatan haram yang dilakukankan, maka akan semakin banyak titik hitam dihati, sehingga bisa membuat hati menjadi gelap yang dapat mengakibatkan sesorang buta hatinya akan kebenaran.

Dengan adanya ceramah mengenai ini, semoga dapat diambil hikmah dan manfaatnya dan dapat diterapkan dalam hidup sehari-hari, sehingga terbentuk pribadi-pribadi yang berintegritas dalam segala tindakannya.