WhatsApp Image 2026-04-22 at 10.29.49.jpeg

pa-bangkinang.go.id

Bangkinang, 22 April 2026 — Dalam rangka memperkuat pembangunan zona integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pengadilan Agama (PA) Bangkinang menggelar kegiatan briefing kepaniteraan yang dilaksanakan di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Panitera, M. Afrizal, S.H., dan diikuti oleh seluruh jajaran kepaniteraan, petugas PTSP, serta tenaga outsourcing yang meliputi satuan pengamanan (satpam) dan customer service (CS).

Briefing ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi seluruh unsur pelayanan, termasuk petugas pendukung yang berada di garis depan interaksi dengan masyarakat. Kehadiran satpam dan CS dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Pengadilan Agama Bangkinang dalam membangun sinergi lintas peran guna menghadirkan pelayanan yang prima dan berintegritas.

Dalam arahannya, Panitera M. Afrizal menegaskan bahwa seluruh petugas, tanpa terkecuali, memiliki peran penting dalam menciptakan citra positif lembaga peradilan. Ia menekankan agar setiap petugas PTSP, termasuk satpam dan CS, mampu memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat pencari keadilan.

“PTSP adalah wajah terdepan pengadilan. Oleh karena itu, sikap profesional, komunikasi yang baik, serta penampilan yang rapi harus selalu dijaga oleh seluruh petugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Panitera mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Dengan memahami tupoksi secara menyeluruh, setiap petugas diharapkan dapat bekerja secara efektif dan menghindari kesalahan dalam memberikan informasi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, dalam briefing tersebut juga ditekankan komitmen kuat untuk menolak segala bentuk gratifikasi. Seluruh petugas diminta menjaga integritas dan tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun yang dapat mempengaruhi independensi dan profesionalitas kerja. Hal ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK).

Kegiatan briefing juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan diskusi terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya komunikasi terbuka, diharapkan setiap permasalahan dapat segera diatasi secara bersama-sama dan tidak menghambat kualitas pelayanan.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Bangkinang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan melibatkan seluruh unsur, termasuk tenaga outsourcing, diharapkan pelayanan yang diberikan semakin optimal dan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.(ITK/TimITPABkn)